Dinsos Lamandau Buka Dapur Siaga Karhutla

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 10:21 WIB
Sejumlah ASN dan relawan ikut memasak di dapur siaga karhutla di Dinas Sosial Lamandau. (Ria/Radar Sampit)
Sejumlah ASN dan relawan ikut memasak di dapur siaga karhutla di Dinas Sosial Lamandau. (Ria/Radar Sampit)

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lamandau membuka Dapur Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas dan relawan yang menangani kebakaran di lapangan. Dapur tersebut mulai beroperasi sejak 1 September 2026.

Kepala Dinsos Kabupaten Lamandau Syaifudin Zuhri mengatakan, dapur siaga merupakan bagian dari dukungan terhadap penanganan karhutla, khususnya dalam memenuhi kebutuhan konsumsi personel yang bertugas di lapangan.

“Awalnya kami menerima dari ASN saja, tapi kalau ada yang mau menyumbang dari masyarakat, organisasi, kami terima saja,” kata Tania, salah satu relawan yang ikut memasak di Dapur Siaga Karhutla.

Dapur tersebut mendapat dukungan melalui program ASN Peduli Karhutla. Selain itu, Dinsos menerima bantuan dari masyarakat dan berbagai organisasi yang ingin berkontribusi dalam mendukung petugas dan relawan.

Bantuan yang dikumpulkan melalui program ASN Peduli Karhutla berupa kebutuhan dapur, seperti beras, telur, sarden, minyak goreng, gas, air mineral, dan kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut dikoordinasikan melalui masing-masing kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat.

Selanjutnya, bantuan diserahkan kepada petugas penerima yang telah ditunjuk di Dinsos maupun kecamatan.

Tania menjelaskan, untuk sementara dapur menyiapkan makanan sesuai permintaan dan kebutuhan petugas. Dalam sekali memasak, sekitar 50 bungkus makanan lengkap dengan air mineral disiapkan untuk kebutuhan makan sore hingga malam.

Keberadaan dapur siaga tersebut menjadi dukungan logistik bagi personel yang berada di lapangan. Di tengah ancaman karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah, dukungan konsumsi diharapkan membantu menjaga stamina petugas dan relawan yang bekerja dalam waktu panjang.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat dan berbagai elemen untuk bergotong royong mendukung penanganan karhutla. Dukungan dapat diberikan tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga bahan makanan dan kebutuhan logistik untuk menunjang operasional petugas serta relawan. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
Dapur siaga lamandau karhutla