NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau mempercepat pemerataan akses internet di wilayah blankspot dengan menyalurkan bantuan perangkat internet satelit Starlink. Sebanyak 170 unit perangkat dialokasikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendukung konektivitas digital hingga pelosok desa.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Lamandau, didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Lamandau, Herwinson, dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran kepala perangkat daerah, Forkopimda, serta perwakilan penerima manfaat dari fasilitas pelayanan publik dan desa.
Herwinson mengatakan bantuan tersebut diharapkan menjadi solusi bagi wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan jaringan internet.
“Bantuan ini sangat penting untuk membuka akses internet di daerah blankspot. Harapannya, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan di desa dapat berjalan lebih maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, perangkat Starlink akan didistribusikan ke sejumlah titik pelayanan publik, seperti fasilitas kesehatan, sekolah, kantor kecamatan, kantor desa, dan kelurahan.
Kehadiran jaringan internet tersebut diharapkan dapat memperlancar administrasi dan pelaporan berbasis digital di pemerintahan desa. Di fasilitas kesehatan, koneksi internet dapat dimanfaatkan puskesmas dan pustu untuk mengakses sistem informasi kesehatan nasional serta mendukung komunikasi saat membutuhkan rujukan darurat.
Sektor pendidikan juga menjadi salah satu sasaran pemanfaatan perangkat tersebut. Sekolah di wilayah pedalaman diharapkan dapat menggunakan internet untuk pembelajaran daring, mengakses sumber pendidikan, serta mendukung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Sebanyak 170 unit Starlink tersebut merupakan bagian dari program prioritas Gubernur Kalimantan Tengah untuk mengatasi keterbatasan geografis dan memperluas konektivitas digital hingga wilayah pelosok.
Pemkab Lamandau berharap pemanfaatan internet berkecepatan tinggi dapat meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pelosok. Penerima bantuan juga diminta merawat perangkat dan menggunakan akses internet secara bijak dengan mengutamakan kepentingan pelayanan masyarakat.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Lamandau memperluas pemerataan pembangunan dan memastikan masyarakat di wilayah pelosok tetap terhubung dengan layanan digital. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno