TMMD Imbangan ke-129 Buka Keterisolasian Daerah

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:08 WIB
Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko memimpin apel penutupan TMMD di halaman Kantor Bupati Lamandau, Jumat (14/8).
Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko memimpin apel penutupan TMMD di halaman Kantor Bupati Lamandau, Jumat (14/8).

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan Ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Lamandau resmi ditutup setelah seluruh sasaran pembangunan di Desa Nanga Koring, Kecamatan Bulik Timur, rampung 100 persen.

Program yang berlangsung selama sebulan, 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, tersebut ditutup dalam upacara di Halaman Apel Kantor Bupati Lamandau, Jumat (14/8/2026). Upacara dipimpin Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., dan dihadiri Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, Dandim 1017/Lamandau Letkol Inf Ady Kurniawan, jajaran Forkopimda, serta peserta upacara.

TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Program tersebut diarahkan untuk membuka akses masyarakat, memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Dandim 1017/Lamandau Letkol Inf Ady Kurniawan mengatakan, sasaran fisik utama meliputi penyiapan badan jalan sepanjang 3.120 meter dengan lebar 14 meter. Selain itu, dilakukan penimbunan badan jalan sepanjang 3.120 meter dengan lebar 5 meter dan ketebalan 15 sentimeter menggunakan material galian.

Selain pembangunan jalan, Satgas TMMD merehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), satu unit tempat ibadah, dan satu unit fasilitas MCK. Satgas juga membangun satu unit sumur bor melalui program TNI Manunggal Air.

Di bidang ketahanan pangan dan lingkungan, kegiatan meliputi pengolahan lahan seluas satu hektare, penghijauan dan penanaman pohon, serta pembersihan fasilitas umum. Kegiatan tersebut ditujukan untuk mendorong kemandirian masyarakat sekaligus menjaga lingkungan di wilayah sasaran.

Satgas TMMD juga memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait wawasan kebangsaan, bela negara, Kamtibmas, hukum dan narkoba, serta informasi rekrutmen TNI. Penyuluhan di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan turut diberikan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam sektor ekonomi dan ketahanan pangan.

Di bidang kesehatan, masyarakat mendapatkan pelayanan KB gratis, penyuluhan stunting, serta layanan Posyandu dan Posbindu.

Penutupan TMMD ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Hasil Pekerjaan oleh Dandim 1017/Lamandau Letkol Inf Ady Kurniawan kepada Pemkab Lamandau. Penyerahan tersebut disaksikan Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko.

Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid mengapresiasi sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

“Saya menilai kehadiran TMMD sangat membantu percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan,” ungkap Abdul Hamid.

Dengan rampungnya seluruh program, hasil TMMD diharapkan mampu membuka keterisolasian, memperlancar mobilitas dan roda perekonomian masyarakat antardesa, serta memperkuat pemerataan pembangunan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Lamandau. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
lamandau tmmd