Pembakar Lahan Ancam Petugas, Tim Damkar Minta Pengamanan TNI-Polri

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:12 WIB
Kebakaran lahan terjadi di area semak belukar belakang Pasar Induk Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Selasa (4/8) petang. (ria/radar sampit)
Kebakaran lahan terjadi di area semak belukar belakang Pasar Induk Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Selasa (4/8) petang. (ria/radar sampit)

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran lahan terjadi di area semak belukar belakang Pasar Induk Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Selasa (4/8) petang. Proses pemadaman sempat terhambat lantaran ada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berada di sekitar lokasi sambil membawa sebilah parang. Petugas pemadam kebakaran tidak dapat mendekati titik api secara leluasa. Pria tersebut diduga mengancam dan menakut-nakuti petugas.

Kepala BPBD Lamandau Hendikel mengatakan, pihaknya meminta bantuan personel TNI dan Polri untuk mengamankan lokasi agar pemadaman dapat dilakukan dengan aman.

"Personel kami sempat kesulitan melakukan pemadaman karena ada seseorang yang diduga ODGJ membawa parang di sekitar lokasi. Demi keselamatan petugas, kami meminta bantuan pengamanan dari TNI dan Polri," ujar Hendikel.

Setelah personel gabungan tiba di lokasi, pria tersebut melarikan diri. Petugas kemudian dapat melanjutkan proses pemadaman tanpa gangguan. Api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lain di sekitar semak belukar belakang Pasar Induk Nanga Bulik. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
lamandau karhutla