NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyebut pembangunan di Kabupaten Lamandau terus menunjukkan tren positif di berbagai sektor pada peringatan Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Lamandau. Hal itu disampaikannya dalam acara syukuran yang dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, dan ribuan peserta upacara.
Menurut Rizky, berbagai indikator pembangunan mengalami peningkatan, mulai dari status desa, kualitas hidup masyarakat, pertumbuhan ekonomi, hingga raihan penghargaan tingkat nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan hari jadi daerah sebagai momentum memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan.
"Hari ini bukan sekadar memperingati bertambahnya usia Kabupaten Lamandau. Ini adalah momentum mengenang perjuangan para pendahulu, mensyukuri setiap capaian, sekaligus meneguhkan tekad membangun Lamandau yang lebih maju," ujarnya.
Mengusung tema "Bersatu dan Berkolaborasi untuk Maju Bersama, Memperkuat Ekonomi dan Harmoni", Rizky mengatakan keberhasilan pembangunan hanya dapat diwujudkan melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.
Ia menyampaikan, selama sekitar satu tahun empat bulan memimpin bersama Wakil Bupati Abdul Hamid, sebagian besar desa di Lamandau telah berstatus desa maju, sedangkan lebih dari seperlima desa telah menjadi desa mandiri.
Di sektor ketenagakerjaan, angka pengangguran disebut terus menurun, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamandau pada 2025 juga mencapai 74,46 atau masuk kategori tinggi.
Sektor pariwisata turut menunjukkan perkembangan. Sepanjang 2025, hampir 46 ribu wisatawan berkunjung ke Lamandau. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang bagi pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat.
Sementara itu, perekonomian daerah tumbuh 3,14 persen yang ditopang sektor pertanian, kehutanan, industri pengolahan, serta sektor unggulan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rizky juga memaparkan sejumlah penghargaan yang diraih Kabupaten Lamandau, antara lain Sutami Award 2025, Universal Health Coverage Award 2026, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-13 kali berturut-turut, National Governance Awards 2026, penghargaan pemerintah daerah berprestasi regional Kalimantan dalam penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting, serta Top Pembina BUMD 2026.
Selain itu, Rizky menerima Indonesia Golden Awards 2026 sebagai The Best Regent 2026. Meski demikian, ia menegaskan penghargaan bukan menjadi tujuan utama pemerintah daerah.
"Penghargaan hanyalah penyemangat. Tujuan utama kami adalah menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Lamandau memastikan sejumlah proyek strategis tetap berjalan. Peningkatan dilakukan pada ruas jalan Sepaku–Perigi, Ginih–Kinipan, Topalan–Batu Ampar, Benakitan–Liku–Mengkalang, Nanga Bulik–Bunut–Mentawa–Beruta–Tamiang, serta Bukit Jaya–Merambang.
Pemerintah daerah juga terus memperluas jaringan listrik, membangun BTS dan jaringan internet di wilayah pedesaan, merenovasi sejumlah puskesmas pembantu (Pustu), serta meningkatkan akses air bersih dan pelayanan dasar lainnya.
Menutup sambutannya, Rizky mengajak masyarakat menjaga persatuan, melestarikan budaya lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
"Mari kita jadikan Kabupaten Lamandau sebagai rumah bagi semua. Rumah yang aman, damai, nyaman, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," pungkasnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno