NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengimbau masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 melalui kegiatan nonton bareng (nobar) di lokasi resmi yang telah ditetapkan. Imbauan tersebut disampaikan menjelang pertandingan babak perempat final yang berlangsung pada 9–11 Juli 2026.
Kepala Dispora Kabupaten Lamandau Medika Hermawan berharap masyarakat tidak menggelar nobar secara mandiri di ruang publik yang belum terdaftar. Penyelenggaraan nobar di lokasi resmi bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan serta memenuhi ketentuan penyelenggaraan acara publik, termasuk pengaturan hak siar.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Lamandau untuk bersama-sama menyaksikan Piala Dunia di titik-titik nobar resmi yang telah disiapkan. Mari kita ciptakan suasana yang aman, tertib, dan penuh sportivitas sehingga kemeriahan Piala Dunia dapat dinikmati bersama," ujar Medika.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat diperkirakan meningkat seiring bergulirnya babak delapan besar yang mempertemukan delapan tim terbaik dunia untuk memperebutkan tiket semifinal. Karena itu, masyarakat diharapkan memanfaatkan lokasi nobar resmi yang telah disediakan.
Adapun pertandingan babak perempat final digelar pada 9–11 Juli 2026. Laga pembuka mempertemukan Prancis melawan Maroko pada Kamis (9/7), disusul Spanyol kontra Belgia pada Jumat (10/7). Sementara pada Sabtu (11/7), Norwegia menghadapi Inggris dan Argentina bertemu Swiss.
Lokasi nobar resmi di Kabupaten Lamandau meliputi Bundaran Rusa Nanga Bulik, Joglo Polres Lamandau, Halaman Polsek Bulik, Halaman Polsek Delang, Halaman Polsek Sematu Jaya, Polsek Lamandau, serta areal parkir Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lamandau.
Medika berharap masyarakat dapat mendukung tim favoritnya dengan tetap menjaga ketertiban, kebersihan, keamanan, dan sportivitas selama mengikuti kegiatan nobar.
"Mari ramaikan lokasi nobar resmi. Beda tempat, satu semangat. Dukung tim favorit dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan demi terciptanya suasana Piala Dunia yang aman dan meriah di Kabupaten Lamandau," pungkasnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno