NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau mengikuti kegiatan koordinasi pembinaan wilayah (Binwil) dan sosialisasi Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Nomenklatur Perangkat Daerah dan Unit Kerja Bidang Kesehatan secara daring melalui Zoom pada awal pekan ini. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan penyesuaian struktur organisasi di bidang kesehatan.
Sosialisasi yang digelar Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan itu diikuti perwakilan dinas kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia. Di Kabupaten Lamandau, kegiatan berlangsung di ruang pertemuan Dinas Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, Rosmawati, mengatakan sosialisasi tersebut penting untuk memahami arah kebijakan pemerintah pusat terkait penataan organisasi perangkat daerah di bidang kesehatan.
“Permenkes ini menjadi acuan penting bagi kami untuk melakukan penyesuaian kelembagaan agar lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya usai mengikuti kegiatan.
Menurut Rosmawati, Permenkes Nomor 2 Tahun 2026 menjadi pedoman baru dalam penataan nomenklatur perangkat daerah dan unit kerja bidang kesehatan. Regulasi tersebut bertujuan menyelaraskan struktur organisasi daerah dengan transformasi sistem kesehatan nasional serta perubahan organisasi di lingkungan Kementerian Kesehatan.
Melalui sosialisasi itu, pihaknya memperoleh gambaran mengenai implementasi regulasi terbaru, termasuk langkah-langkah strategis yang perlu dipersiapkan di tingkat daerah. Ia menegaskan, sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang optimal.
“Harapan kami, dengan adanya pedoman ini, sistem kerja di bidang kesehatan semakin terstruktur, pelayanan lebih maksimal, dan program-program kesehatan di Kabupaten Lamandau dapat berjalan sejalan dengan kebijakan nasional,” katanya.
Penyesuaian tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Lamandau di bidang kesehatan yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pemerataan akses, serta penguatan sumber daya manusia kesehatan. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno