NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pengisian Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri. Survei ini bertujuan mengukur tingkat keharmonisan sosial, toleransi, dan kehidupan bermasyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Kabupaten Lamandau menjadi salah satu daerah prioritas dalam pelaksanaan pengukuran IHaI 2026. Hasil survei diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi harmoni masyarakat sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan survei tersebut. Menurutnya, masukan dari masyarakat penting untuk mengetahui sejauh mana nilai toleransi, kebersamaan, dan kerukunan tetap terjaga di Kabupaten Lamandau.
“IHaI ini bukan sekadar survei, tetapi instrumen penting untuk mengetahui kondisi harmoni masyarakat kita. Karena itu, kami mengajak seluruh warga Lamandau untuk ikut berpartisipasi dan mengisi survei ini,” ujar Abdul Hamid.
Pengukuran IHaI 2026 dilakukan melalui metode e-survei riset publik yang berlangsung pada 17 Juni hingga 17 Juli 2026. Survei ini mencakup empat dimensi utama, yaitu ekonomi, sosial, budaya, serta keberagaman dan religiusitas, dengan total delapan variabel dan 40 indikator penilaian.
Indeks Harmoni Indonesia bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor pembentuk harmoni sosial, menganalisis indikator yang mengalami penguatan maupun penurunan, serta menjadi bahan evaluasi dalam perencanaan pembangunan berbasis data.
Pemkab Lamandau berharap masyarakat yang memenuhi kriteria responden dapat meluangkan waktu untuk mengisi survei secara daring. Masyarakat juga diminta membantu menyebarluaskan informasi tersebut kepada keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar agar cakupan responden semakin luas.
Melalui pengukuran ini, Pemkab Lamandau optimistis dapat memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat. “Mari bersama-sama kita sukseskan pengukuran Indeks Harmoni Indonesia 2026 demi mewujudkan Kabupaten Lamandau yang harmonis, rukun, dan penuh toleransi,” tutupnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno