NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Bunda PAUD Kabupaten Lamandau Norol Latifah Rizky Aditya Putra menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru PAUD guna mendukung kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Lamandau. Penegasan tersebut disampaikan saat membahas berbagai tantangan pendidikan anak usia dini di Lamandau, Senin (22/6).
Menurut Norol, upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya berfokus pada peserta didik, tetapi juga harus diiringi peningkatan kesejahteraan dan kapasitas tenaga pendidik.
“Anak yang berkualitas tentu lahir dari guru yang berkualitas. Karena itu, kita harus bersama-sama memberikan solusi untuk kesejahteraan para guru,” ujarnya.
Berdasarkan data tahun 2025, Kabupaten Lamandau memiliki 155 lembaga PAUD dengan 255 tenaga pendidik. Namun, sebagian besar guru masih berlatar belakang pendidikan SMA, sedangkan jumlah guru yang memiliki kualifikasi sarjana pendidikan masih terbatas.
Norol menilai kondisi tersebut menjadi tantangan yang perlu segera ditangani. Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru harus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan mereka agar layanan pendidikan anak usia dini semakin berkualitas.
Selain itu, Norol menyoroti masih adanya kesenjangan layanan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Menurutnya, pemerataan akses dan kualitas pendidikan perlu menjadi perhatian agar seluruh anak di Lamandau memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang.
“Jangan ada kesenjangan antara kota dan desa. Kita harus mengangkat pendidikan dari bawah, terutama di wilayah 3T, agar semua anak mendapatkan hak pendidikan yang setara. Karena investasi terbaik untuk masa depan Lamandau dimulai dari pendidikan yang berkualitas sejak usia dini,” tegasnya. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno