Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harga Durian Anjlok saat Panen Raya, Mulai dari Rp 5.000

Ria Mekar Anggreany • Senin, 22 Juni 2026 | 20:15 WIB

 

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra memantau warga yang sedang mengolah durian menjadi produk bernilai tambah. (RIA/RADAR SAMPIT) 
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra memantau warga yang sedang mengolah durian menjadi produk bernilai tambah. (RIA/RADAR SAMPIT) 

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Melimpahnya hasil panen durian lokal di Kabupaten Lamandau pada musim panen raya saat ini menyebabkan harga buah tersebut turun drastis di pasaran. Kondisi ini terjadi di hampir seluruh kecamatan dan desa, di mana durian memenuhi pasar tradisional hingga pedagang pinggir jalan.

Harga durian lokal kini hanya berkisar Rp5.000 hingga Rp30.000 per buah, tergantung ukuran dan kualitas. Meskipun masyarakat dapat menikmati durian dengan harga lebih murah, para petani mengalami penurunan pendapatan akibat melimpahnya pasokan.

Selain itu, durian memiliki daya tahan yang relatif singkat. Jika tidak segera dijual atau dikonsumsi, kulit buah dapat terbuka dengan sendirinya dan dagingnya cepat membusuk. Kondisi ini membuat distribusi dan pemasaran harus dilakukan dengan cepat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengimbau masyarakat agar tidak hanya menjual durian dalam bentuk buah segar, tetapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.

“Durian kita sedang melimpah, jangan sampai banyak yang terbuang percuma. Selain dimakan langsung, ini bisa diolah menjadi makanan yang lebih tahan lama dan nilai jualnya lebih tinggi,” ujarnya saat memberikan edukasi di Rumah Jabatan Bupati.

Ia menyebutkan sejumlah produk olahan seperti tempoyak, lompuk, dan dodol durian yang memiliki daya simpan lebih lama serta berpotensi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Upaya ini juga dinilai dapat menjadi solusi untuk menstabilkan harga saat panen raya.

Sebagai bentuk edukasi, Bupati turut memperagakan langsung proses pengolahan daging durian menjadi lompuk kepada anggota Pramuka di Rumah Jabatan Bupati. Kegiatan tersebut disambut antusias dan diharapkan dapat mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai peluang usaha baru bagi masyarakat Lamandau. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#lamandau #durian