NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Ulama kharismatik KH Said Aqil Siroj mengajak umat Islam menjaga bumi dari berbagai bentuk kerusakan saat memberikan tausiah dalam Pengajian Akbar Lamandau Bersholawat di Lapangan Sasana Yuda, Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Rabu malam (10/6/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Sumber Mulya Festival 2026 itu dihadiri ribuan jamaah. Hadir pula Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid bersama istrinya, Helen Erawati Abdul Hamid, perwakilan Forkopimda, kepala perangkat daerah, Camat Bulik, Kepala Desa Sumber Mulya, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam tausiahnya, KH Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan kecerdasan yang dimiliki manusia harus digunakan untuk memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi umat.
“Jangan membuat kerusakan di muka bumi. Gunakan kecerdasan dan ilmu yang kita miliki untuk kepentingan umat dan kemaslahatan bersama,” pesannya di hadapan jamaah.
Pengajian akbar tersebut juga menghadirkan Gus Riza Sahlan Siroj dan Habib Zaidan yang memimpin lantunan sholawat. Kehadiran para ulama disambut antusias masyarakat yang telah memadati lokasi sejak sore hari.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Hamid menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Desa Sumber Mulya, Karang Taruna, tokoh agama, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik, ekonomi, serta pembinaan spiritual dan moral masyarakat.
“Pembangunan harus berjalan seimbang. Selain infrastruktur dan ekonomi, pembangunan spiritual serta moral masyarakat juga harus diperkuat agar tercipta kehidupan yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Abdul Hamid menilai Lamandau Bersholawat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Melalui sholawat dan tausiah yang disampaikan, masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendidik generasi muda agar memiliki fondasi agama yang kuat.
“Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bukti bahwa masyarakat Lamandau tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” katanya.
Pengajian Akbar Lamandau Bersholawat berlangsung khidmat hingga akhir acara. Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan daerah yang maju, harmonis, dan sejahtera. (mex)
Editor : Heru Prayitno