Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sosialisasi Beasiswa SDM Sawit 2026 Digelar di Lamandau

Ria Mekar Anggreany • Kamis, 11 Juni 2026 | 10:51 WIB
Apkasindo Lamandau bersama Solidaridad, Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI), Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi penerimaan Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit 2026, Rabu (10/6). (RIA/RADAR SAMPIT)
Apkasindo Lamandau bersama Solidaridad, Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI), Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi penerimaan Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit 2026, Rabu (10/6). (RIA/RADAR SAMPIT)

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Lamandau bersama Solidaridad, Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI), Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi penerimaan Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit 2026, Rabu (10/6).

Kegiatan ini bertujuan memperluas akses informasi agar program beasiswa kuliah gratis dari sektor perkebunan sawit dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya keluarga petani sawit di Kabupaten Lamandau.

Sosialisasi diikuti petani sawit, perwakilan kelompok tani, pihak sekolah, serta masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor perkebunan kelapa sawit. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, tahapan seleksi, serta fasilitas yang akan diterima oleh penerima beasiswa.

Ketua Apkasindo Lamandau yang juga Ketua Komisi I DPRD Lamandau, Mesriadi, mengatakan sosialisasi dilakukan agar informasi program Beasiswa SDM Sawit menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

“Tujuannya agar informasi beasiswa ini sampai ke masyarakat, terutama petani sawit. Jangan sampai ada anak-anak yang memenuhi syarat tetapi tidak mendaftar karena tidak mengetahui program ini,” ujarnya.

Mesriadi menambahkan, program beasiswa yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) merupakan peluang besar bagi generasi muda daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah. Ia berharap jumlah penerima dari Kabupaten Lamandau pada 2026 dapat meningkat.

“Semoga lebih banyak siswa Lamandau yang memperoleh beasiswa ini. Kami juga berharap ada kuota khusus untuk Kalimantan Tengah karena daerah ini merupakan penghasil sawit terbesar kedua di Indonesia,” katanya.

Data dalam kegiatan tersebut menunjukkan, penerima Beasiswa SDM Sawit asal Kabupaten Lamandau sebanyak 20 orang pada 2024 dan 10 orang pada 2025.

Perwakilan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau, Herianto, menyampaikan materi terkait teknis pendaftaran, mulai dari kategori penerima, persyaratan administrasi, tata cara pendaftaran, hingga jadwal seleksi.

“Segera siapkan persyaratannya karena pendaftaran sudah dibuka sejak 3 Juni dan akan ditutup pada 20 Juni oleh BPDP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program beasiswa ini ditujukan bagi anak pekebun sawit, pekebun sawit, anak pekerja perkebunan, keluarga pengurus kelembagaan pekebun, aparatur sipil negara (ASN) di bidang perkebunan, penyuluh perkebunan, serta pihak lain yang terkait dengan sektor kelapa sawit.

Selain biaya pendidikan penuh, penerima juga memperoleh uang saku, bantuan biaya asrama sesuai ketentuan perguruan tinggi, serta dukungan biaya lainnya sesuai pedoman program.

Sejumlah pihak turut menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program, termasuk dalam proses pendaftaran dan seleksi. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamandau, Loren Oktoberi Tahan, menyatakan pihaknya siap memfasilitasi kebutuhan seleksi, seperti tutor dan tempat kegiatan.

Sementara itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Dr. Yusef Dwi Jayadi, yang turut menyosialisasikan jaminan tenaga kerja sektor perkebunan, menyatakan kesiapan dukungan fasilitas seperti konsumsi, peralatan, dan honorarium tutor.

Ketua GPPI, Gunawan, juga meminta agar dibentuk surat keputusan (SK) kepengurusan program Beasiswa SDM Sawit di Kabupaten Lamandau.

Dengan berbagai dukungan tersebut, pemerintah dan penyelenggara berharap semakin banyak putra-putri Lamandau yang melanjutkan pendidikan tinggi dan menjadi sumber daya manusia unggul untuk mendukung kemajuan sektor perkebunan sawit di daerah. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#beasiswa sawit #lamandau #Apkasindo #GPPI