Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tabrakan Dua Mobil di Nanga Bulik, Satu Tewas

Ria Mekar Anggreany • Senin, 25 Mei 2026 | 10:16 WIB
Kondisi mobil penyok parah akibat kejadian kecelakaan di Depan Stadiun Hinang Golloa, Kabupaten Lamandau, Minggu (24/5).  (ist)
Kondisi mobil penyok parah akibat kejadian kecelakaan di Depan Stadiun Hinang Golloa, Kabupaten Lamandau, Minggu (24/5).  (ist)

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di depan Stadion Hinang Golloa, Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Minggu (24/5) sekitar pukul 05.40 WIB. Insiden adu banteng antara mobil pick-up dan Toyota Hilux itu mengakibatkan satu pengemudi meninggal dunia di tempat.

Korban meninggal merupakan pengemudi mobil pick-up Daihatsu Grandmax hitam bernomor polisi DA 8326 WB berinisial S. Kendaraan tersebut diketahui mengangkut ikan dari arah Pangkalan Bun menuju Kalimantan Barat. Sementara itu, mobil Toyota Hilux hitam bernomor polisi KH 8051 RF dikemudikan AP yang melaju dari arah Kalimantan Barat menuju Pangkalan Bun.

Kapolres Lamandau melalui Kasat Lantas AKP Din Din Mahmudin mengatakan, pihak kepolisian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat mobil pick-up yang dikemudikan S melaju menuju arah Kalimantan Barat. Saat memasuki tikungan di dekat Stadion Hinang Golloa Kilometer 6, kendaraan tersebut sempat melebar ke lajur kanan sebelum kembali ke jalurnya.

“Pengemudi pick-up berinisial S sempat masuk ke lajur kanan saat di tikungan, namun kemudian berusaha kembali ke jalur sebelah kiri,” ujar AKP Din Din Mahmudin.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang Toyota Hilux yang dikemudikan AP dengan kecepatan tinggi. Melihat pick-up melebar ke jalurnya, pengemudi Hilux spontan membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan.

Namun, jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat benturan frontal tidak dapat dihindari. Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Pengemudi pick-up berinisial S dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara penumpangnya, berinisial M, mengalami luka robek serius pada bagian bibir dan dahi kanan.

“Korban luka langsung dievakuasi oleh petugas dan warga ke RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Saat ini anggota masih mengumpulkan keterangan saksi,” kata AKP Din Din Mahmudin.

Polisi mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengurangi kecepatan, terutama saat melintasi jalur tikungan di Jalan Trans Kalimantan. Faktor kondisi jalan dan kelalaian pengemudi disebut kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. (mex/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#lamandau #laka lantas