Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Satlantas Tindak Tegas Truk Sawit Over Kapasitas di Lamandau

Ria Mekar Anggreany • Rabu, 21 Januari 2026 | 07:06 WIB
: Anggota Satlantas Polres Lamandau menegur sopir truk over dimensi dan overload (ODOL) saat mengangkut tandan buah segar (TBS) sawit, Selasa (20/1).
: Anggota Satlantas Polres Lamandau menegur sopir truk over dimensi dan overload (ODOL) saat mengangkut tandan buah segar (TBS) sawit, Selasa (20/1).

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lamandau meningkatkan pengawasan terhadap truk pengangkut kelapa sawit di wilayah hukum setempat, Selasa (20/1/2026). Langkah ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap dipicu oleh kendaraan bermuatan berlebih.

Kasatlantas Polres Lamandau, AKP Susanto, menegaskan keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan. Ia mengingatkan para sopir truk agar tidak hanya mengejar target muatan, tetapi juga menghargai keselamatan pengendara lain.

"Kepatuhan terhadap aturan beban muatan adalah kunci dalam menjaga keawetan jalan dan keselamatan bersama," ujarnya.

AKP Susanto menjelaskan, kendaraan yang melebihi kapasitas tidak hanya membahayakan sopir, tetapi juga pengendara lain. Truk overload atau ODOL (Over Dimensi dan Overload) sering kali menjadi penyebab utama kecelakaan fatal karena stabilitas kendaraan terganggu. 

odolBaca Juga: Penertiban Angkutan ODOL di Kotawaringin Barat Bakal Dimasifkan. Begini Strateginya

Selain beban muatan, Satlantas juga menekankan pentingnya penggunaan jaring pengaman pada bak truk. Menurut AKP Susanto, pengangkutan sawit tanpa penutup yang memadai dapat menyebabkan buah jatuh dan melukai pengendara di belakang.

"Ini merupakan kelalaian yang merugikan masyarakat dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas," jelasnya.

Kegiatan sosialisasi dan imbauan dilakukan secara humanis namun tegas di sejumlah titik strategis yang sering dilalui angkutan logistik sawit. Petugas memberikan teguran langsung kepada sopir yang membawa muatan melebihi batas serta memberikan edukasi mengenai standar teknis pengangkutan yang aman sesuai undang-undang lalu lintas.

Polres Lamandau berharap, melalui sosialisasi ini, tercipta kesadaran kolektif di kalangan pelaku usaha perkebunan dan jasa angkutan.

"Dengan disiplin menjaga muatan dan menggunakan pengaman yang tepat, diharapkan angka kecelakaan di Lamandau dapat ditekan sehingga tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif," pungkasnya. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#lamandau #sawit #truk #odol