Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hewan Melata Banyak Masuk Permukiman Warga

Ria Mekar Anggreany • Selasa, 30 Desember 2025 | 11:04 WIB
Animal Rescue Damkar Kobar mengevakuasi ular jenis sanca kembang di Jalan Natai Arahan, RT 21, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Minggu (28/12) dinihari.
Animal Rescue Damkar Kobar mengevakuasi ular jenis sanca kembang di Jalan Natai Arahan, RT 21, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Minggu (28/12) dinihari.

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Musim hujan yang melanda wilayah Kabupaten Lamandau menyebabkan sejumlah hewan melata, seperti ular, keluar dari habitat alaminya dan masuk ke permukiman warga. Kondisi ini terjadi karena sarang hewan terendam air akibat tingginya intensitas hujan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Lamandau  Aprimeno Sabdey mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap hewan berbahaya seperti ular kobra yang kerap terlihat di lingkungan permukiman.

“Ular kobra sangat berbahaya karena memiliki bisa mematikan. Warga harus ekstra hati-hati dan tidak bertindak gegabah,” kata Aprimeno.

Ia menjelaskan, petugas Damkar yang telah dilatih khusus siap membantu mengevakuasi hewan liar yang masuk ke rumah atau lingkungan warga, termasuk ular berbisa.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau mengamankan hewan berbahaya sendiri. Segera hubungi Damkar agar dapat ditangani secara profesional. Tindakan cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah kecelakaan,” ujarnya. 

Selain kewaspadaan, Aprimeno juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Menurutnya, lingkungan yang bersih dapat meminimalkan potensi hewan liar bersarang atau bersembunyi di sekitar hunian.

“Membersihkan semak-semak, sampah, serta barang-barang yang tidak terpakai dapat mengurangi risiko masuknya hewan liar ke permukiman,” tambahnya.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul peristiwa di Desa Batu Ampar, di mana seorang warga meninggal dunia setelah digigit ular king kobra saat berupaya mengamankan ular yang masuk ke rumahnya beberapa hari lalu.

Peristiwa itu menjadi peringatan bagi masyarakat akan bahaya hewan liar, khususnya selama musim hujan. Warga diharapkan mematuhi imbauan dari instansi terkait demi keselamatan bersama. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#lamandau #satwa #ular