Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Line Dancer Lamandau Berjaya di GIS Kalimantan Open Line Dance Competition

Ria Mekar Anggreany • Selasa, 11 November 2025 | 11:17 WIB
Maria Neva Marukan saat bersama grup line dancer Lamandau yang berhasil menyabet mendali emas.
Maria Neva Marukan saat bersama grup line dancer Lamandau yang berhasil menyabet mendali emas.

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Para line dancer asal Kabupaten Lamandau berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Gold Indonesia Spektakuler (GIS) Kalimantan Open Line Dance Competition 2025 yang digelar di Palangka Raya pada awal November lalu.

Tim Lamandau berhasil membawa pulang total empat medali. Dua medali emas diraih oleh Eniyati (Juara 1 kategori Newcomer) dan Lamandau Kids (Juara 1 kategori Group Besar). Sementara satu medali perunggu diraih oleh Lamandau LD (Juara 3 kategori Group Kecil). Adapun Febri meraih predikat Harapan 2 untuk kategori Newcomer (30+).

Kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di Kalimantan ini diprakarsai oleh pegiat line dance, Maria Neva Marukan. Ia merupakan sosok yang pertama kali memperkenalkan olahraga dansa berirama tersebut di Kabupaten Lamandau dan menjadikan rumahnya sebagai tempat latihan bagi warga yang berminat. 

“Terima kasih kepada Bunda Maria Neva Merliana selaku Event Director. Acaranya sukses dan memberikan kesempatan bagi pecinta line dance dari Lamandau untuk ikut berkompetisi di GIS. Kami tidak menyangka, meski masih pemula, bisa meraih juara,” ujar Eniyati, salah satu peraih medali emas.

Kompetisi ini menghadirkan sejumlah juri dari dalam dan luar negeri, di antaranya Mrs. Joanne Wong (Malaysia), Sobrielo Philip Gene Michael (Singapura), dan Mrs. Aprillia Munarwati (Indonesia).

Secara terpisah, Maria Neva Marukan mengatakan bahwa para line dancer asal Kalimantan memiliki potensi besar dan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

“Jika dibina dan dilatih dengan baik, kemampuan mereka bisa sangat luar biasa. Terbukti, peserta binaan dari Kabupaten Lamandau bisa berjaya meski masih baru. Peserta dari Kalimantan Timur juga bagus-bagus, wajar jika mereka menjadi juara umum,” tutur Maria Neva.

Ia berharap ke depan para line dancer asal Kalimantan, khususnya dari Lamandau, dapat menembus ajang Worlds GOLD, atau kompetisi line dance tingkat dunia. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#lamandau #Dance #juara