NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra secara resmi membuka kegiatan Retreat Kepala Desa se-Kabupaten Lamandau pada Selasa, 30 September 2025.
Kegiatan yang digelar di Aula Mes Desa, Kecamatan Bulik, ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para kepala desa serta pejabat kepala desa di wilayah tersebut.
Retreat dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai materi pelatihan yang difokuskan pada penguatan kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan desa.
Salah satu sesi utama membahas tentang kepemimpinan, menghadirkan narasumber dari Kodim 1017/Lmd.
Dalam sambutannya, Bupati Rizky menegaskan bahwa kepala desa merupakan ujung tombak pembangunan di daerah.
Ia berharap melalui kegiatan ini, para kepala desa mampu menjalankan tugas dengan lebih efektif dan adaptif terhadap tantangan masyarakat.
“Kepala desa adalah garda terdepan dalam pelayanan publik. Dengan peningkatan kapasitas ini, saya berharap mereka dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Bupati.
Bupati juga menyebutkan bahwa partisipasi aktif para kepala desa dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas kepemimpinan.
“Desa adalah fondasi pembangunan bangsa. Jika desa kuat, maka Kabupaten Lamandau juga akan maju,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya karakter kepemimpinan yang kuat, disiplin, berintegritas, serta memiliki semangat nasionalisme. Kepala desa, menurutnya, bukan hanya pemimpin administratif, tetapi juga pengayom, motivator, dan teladan bagi masyarakat.
Menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks, Bupati Rizky mendorong para kepala desa agar memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menciptakan pelayanan yang inovatif dan efisien.
Baca Juga: DPRD Kotawaringin Barat Gelar Rapat Dengar Pendapat soal Full Day School
Ia menekankan pentingnya kemampuan kepala desa dalam mengambil keputusan yang tepat dan berpihak pada kesejahteraan warga serta penguatan ekonomi desa.
Selain materi kepemimpinan, retreat juga membahas topik penting lainnya, seperti pengelolaan keuangan desa, perencanaan pembangunan, dan strategi peningkatan partisipasi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan memperkuat koordinasi antar desa.
“Kepala desa tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan perangkat desa, BPD, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat. Hanya dengan kebersamaan, kemajuan desa bisa dicapai,” pungkas Bupati Rizky.
Ia juga berharap semangat juang dan bela negara yang disampaikan oleh narasumber dari Kodim 1017/Lmd dapat menjadi inspirasi bagi para kepala desa untuk terus berinovasi demi kemajuan desa. (mex/yit)
Editor : Heru Prayitno