SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga RW 14 Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bergotong royong membersihkan drainase dan sampah di sepanjang Jalan Antang Barat, Minggu (18/10). Kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi kondisi lingkungan yang kumuh akibat sampah yang berserakan di bahu jalan dan saluran air.
Gotong royong yang dimulai pukul 07.00 WIB itu melibatkan warga dari RT 33, 35, 36, 37, 38, 39, dan 43. Bersih-bersih ini juga dibantu dari Tim Relawan Social Rescue Pemuda Antang Barat yang diketuai oleh Muhammad Saiful Muslim. Para pejabat setempat turut hadir, diantaranya Ketua RW 14 H Siswadi, Lurah Sawahan Sholly Salam Sitompul, Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah, serta anggota DPRD Kotim Muhammad Idi.
Kegiatan dipusatkan di Jalan Poros Antang Barat, sekitar depo sampah. Warga membersihkan selokan dan mengumpulkan sampah di bahu jalan. Mereka membawa peralatan masing-masing, seperti cangkul, sapu lidi, sabit, dan karung sampah. Sampah yang terkumpul langsung dimasukkan ke dalam truk.
Ketua RW 14 H Siswadi mengatakan, tumpukan sampah di sepanjang Jalan Antang Barat dipicu kebiasaan warga membuang sampah di luar depo. Salah satu penyebabnya, terdapat jenis sampah yang tidak dapat dibuang di depo, seperti sisa bongkaran bangunan.
“Karena sampah bekas bongkaran bangunan dibuang di luar depo, lalu warga lain ikut membuang sampah dapur di luar depo. Akhirnya banyak yang buang di luar depo, di sepanjang Jalan Antang Barat,” kata Siswadi.
Dia berharap kegiatan gotong royong dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat diperlukan agar lingkungan permukiman tetap bersih, nyaman, dan terawat.
Sementara itu, Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah menegaskan, kegiatan pembersihan perlu diikuti dengan pengawasan agar warga tidak kembali membuang sampah sembarangan. Tanpa penjagaan, sampah dikhawatirkan kembali menumpuk di lokasi yang sama.
“Saya juga menerapkan di beberapa lokasi, dijaga seminggu sampai dua minggu,” ujarnya.
Anggota DPRD Kotim Muhammad Idi juga berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus ditingkatkan. Pemerintah telah menyediakan depo sampah yang dapat dimanfaatkan warga untuk membuang sampah pada tempatnya.
Pantauan Radar Sampit pada Minggu sore, persoalan sampah di Jalan Antang Barat belum sepenuhnya teratasi. Meski telah dibersihkan pada Minggu pagi, masih ada warga yang membuang sampah di bahu jalan pada sore hari. (yit)
Editor : Heru Prayitno