Tiga Sarang Orangutan Ditemukan di Kebun Warga Desa Kandan

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:58 WIB
Warga Desa Kandan, menunjukkan lokasi orangutan yang membuat sarang di kebun rotan dan kebun karet milik mereka, Senin (12/10/2026). (BKSDA Resort Sampit/Radar Sampit)
Warga Desa Kandan, menunjukkan lokasi orangutan yang membuat sarang di kebun rotan dan kebun karet milik mereka, Senin (12/10/2026). (BKSDA Resort Sampit/Radar Sampit) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah menemukan tiga sarang orangutan di kebun karet dan rotan milik warga Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (12/10/2026). Temuan itu merupakan hasil penelusuran laporan kemunculan orangutan di kawasan tersebut.

Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah mengatakan, observasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan warga bernama Sandy. 

"Namun, saat petugas menyisir kebun, orangutan yang dilaporkan muncul tidak ditemukan," ungkap Muriansyah, Selasa (13/10/2026). 

Observasi berlangsung pukul 09.00 hingga 12.50 WIB. Petugas berangkat dari Sampit menggunakan sepeda motor trail, kemudian melanjutkan penyisiran dengan berjalan kaki bersama tiga warga, termasuk Karyadi.

Dalam penyisiran tersebut, petugas menemukan satu sarang di tanah dan dua sarang kelas C. Petugas juga menemukan bekas batang kayu yang kulitnya telah dikupas dan dimakan orangutan.

Berdasarkan temuan sarang dan keterangan warga, orangutan di kawasan itu diduga berjumlah tiga individu. Namun, jumlah tersebut belum dipastikan melalui pengamatan langsung karena satwa tersebut tidak ditemukan saat observasi.

Kebun yang diperiksa memiliki luas sekitar 10 hektare dengan vegetasi dominan pohon karet, rotan, dan semak belukar. Lokasi dapat diakses melalui jalur darat maupun sungai, tetapi kondisi sungai saat itu masih surut.

Petugas kemudian memberikan pengarahan kepada warga agar segera melapor dan melakukan pemantauan apabila orangutan kembali terlihat. Warga menyatakan bersedia membantu memantau kemunculan satwa tersebut.

BKSDA akan menindaklanjuti informasi warga apabila orangutan kembali terlihat di kawasan perkebunan itu. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
sarang orangutan desa kandang