MENTAYA HILIR UTARA.radarsampit.jawapos.com- Kabut asap tebal semakin pekat, dinilai dan mulai membahayakan kesehatan warga di Desa Bagendang Tengah, khususnya di Dusun Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
Selain jarak pandang terbatas, kualias udara yang berbahaya juga dikhawatirkan bedampak mengganggu kesehatan masyarakat setempat.
Kondisi buruk itu tidak lepas dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah kecamatan tersebut yang masih tak kunjung padam, seperti di Desa Bagendang Permai, dalam beberapa hari terakhir.
Guna meminimalisasi dampak buruk bagi kesehatan, pembagian masker mulai dilakukan secara masif kepada masyarakat umum dan anak-anak sekolah. Terutama bagi mereka yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.
Aksi pembagian masker ini diberlakukan secara merata kepada masyarakat serta siswa-siswi di lingkungan sekolah, salah satunya di SDN-1 Bagendang Tengah, Dusun Ramban.
Baca Juga: Desa Bagendang Tengah Sediakan Air Bersih Gratis dan Rencanakan Distribusi Antardesa
Kepala Desa Bagendang Tengah, Untung Sukardi juga mengimbau seluruh warganya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya paparan asap yang kian memprihatinkan ini.
Ia meminta warga sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah guna menghindari paparan penyakit saluran pernapasan.
"Kami meminta kepada seluruh warga supaya jangan banyak keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak, mengingat kondisi asap saat ini sangat tebal dan jarak pandang juga makin terbatas," tegas Untung Sukardi.
Ia menambahkan, pPemerintah desa setempat terus memantau perkembangan situasi dan berharap ada penanganan lebih lanjut, agar kabut asap tidak semakin memperburuk kesehatan warga, terutama kelompok rentan seperti balita, anak-anak dan lansia.(rm-109/joy/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama