Karhutla di Bagendang Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Utara Meluas

Heriansyah • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 20:51 WIB
Seorang warga petani di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), tepatnya di Desa Bagendang Hilir ketika berusaha melawan laju api yang membakar lahannya. (istimewa)
Seorang warga petani di Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), tepatnya di Desa Bagendang Hilir ketika berusaha melawan laju api yang membakar lahannya. (istimewa)

​SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Desa Bagendang Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), atau yang akrab disapa warga sekitar sebagai Gang Garuda, masih tak terkendali, Selasa (6/10).

Pantauan radar sampit, kobaran api yang terjadi sejak semalam kini makin mendekati area pemukiman padat penduduk dan mengancam rumah-rumah warga.

​Hingga saat ini, material lahan yang kering disertai angin kencang membuat kobaran api cepat meluas dan terus membesar. Jarak titik api yang sangat dekat dengan bagunan rumah memicu kepanikan warga sekitar.

Baca Juga: Bekantan Langka Muncul di Kawasan Pelabuhan Bagendang Sampit

​Di tengah situasi kritis dan terbatasnya bantuan, warga setempat berusaha keras menahan laju si jago merah agar tidak menghanguskan tempat tinggal mereka. Rusli, salah seorang warga terdampak, tampak terus berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

​"Kami sangat khawatir karena api sudah makin dekat dengan rumah. Dari tadi malam api tidak padam, malah makin membesar dan mengarah ke pemukiman," ujar Rusli  kepada radar sampit dari okasi kejadian.

​Warga setempat lanjutnya, sangat  berharap bantuan armada pemadam kebakaran dan tim satgas karhutla segera tiba di lokasi dengan peralatan yang lebih memadai. (joy/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
kecamatan mentaya hilir utara kebakaran hutan dan lahan kobaran api Meluas bagendang hilir