SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Imbauan itu disampaikan menyusul kondisi kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih perlu diwaspadai.
Pesan tersebut disampaikan Halikinnor saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 tingkat Kabupaten Kotim di Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: Saluran Sempit dan Dangkal, Drainase Jalan Pelita Sampit Dinormalisasi
Ia secara khusus meminta masyarakat Mentaya Hulu dan sekitarnya ikut menjaga lingkungan dari potensi kebakaran.
“Saya mengimbau dan menekankan kepada seluruh masyarakat Kotawaringin Timur, khususnya masyarakat Kecamatan Mentaya Hulu dan sekitarnya, untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Halikinnor.
Selain larangan membakar lahan, masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Jika menemukan titik api, warga diminta segera melaporkannya kepada aparat desa, camat, maupun pihak berwenang agar dapat segera ditangani sebelum meluas.
Baca Juga: Kabut Asap Makin Pekat, Kesehatan Warga Patai Diperiksa
Halikinnor juga mengingatkan masyarakat untuk bijak menggunakan air bersih dan menjaga kesehatan. Hal itu dinilai penting mengingat kabut asap masih menjadi ancaman yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Pesan serupa disampaikan kepada panitia, kafilah, dan seluruh peserta MTQ. Halikinnor meminta mereka mencukupi kebutuhan air minum, menggunakan masker apabila kabut asap mengganggu, serta menjaga kebersihan dan keamanan lokasi kegiatan dari risiko kebakaran.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia, Atur Keamanan AI hingga Blockchain
Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian dari amanah yang sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Karena itu, ia mengajak masyarakat memperbanyak doa agar hujan segera turun dan kondisi kembali membaik.
“Sebagaimana ajaran Al-Qur'an yang melarang kita berbuat kerusakan di muka bumi, menjaga alam adalah bagian dari amanah dan ibadah kita. Marilah kita perbanyak doa, semoga Allah SWT segera menurunkan hujan dan membawa keberkahan serta melindungi kita semua dari segala macam bencana,” pungkasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor