Karhutla dan Kemarau Melanda, Irawati Apresiasi Bantuan Gubernur Kalteng

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 20:48 WIB

 

KUNKER: Kunjungan kerja Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi jajaran Pemprov Kalteng serta Wakil Bupati Kotim Irawati, bersama jajarannya, Minggu (4/10/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT
KUNKER: Kunjungan kerja Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi jajaran Pemprov Kalteng serta Wakil Bupati Kotim Irawati, bersama jajarannya, Minggu (4/10/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati mengapresiasi bantuan bahan pangan dan air bersih dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah tersebut.

Menurut Irawati, bantuan itu sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di tengah kondisi karhutla dan kemarau yang masih terjadi. Air bersih juga menjadi kebutuhan penting karena sejumlah wilayah Kotim masih mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bahkan untuk bantuan air bersih ini bukan hanya sekarang, tetapi sudah berjalan sejak empat bulan sebelumnya. Beliau memang sangat memperhatikan masyarakat Kabupaten Kotim. Kami dan seluruh masyarakat sangat berterima kasih,” kata Irawati saat penyaluran bantuan Pemprov Kalteng di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Minggu (4/10/2026).

Baca Juga: Putra-Putri Dayak Kotim Dapat Kesempatan Khusus Masuk TNI, Ini Pesan Bupati Halikinnor

Irawati menilai kehadiran langsung Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam penyaluran bantuan menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat. Langkah tersebut sekaligus memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan bantuan yang disalurkan merupakan langkah jangka pendek untuk meringankan beban masyarakat terdampak karhutla. Pemerintah juga terus membuka pendataan bagi warga yang membutuhkan bantuan tetapi belum masuk dalam daftar penerima.

Baca Juga: Setelah Terseret Kasus Hukum, Tambang di Desa Parit Aktif Kembali dengan Pengelola Baru

Namun, Agustiar menegaskan pemerintah tidak ingin masyarakat terus bergantung pada bantuan. Karena itu, selain bantuan sosial, Pemprov Kalteng mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui berbagai program, seperti fasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pelatihan keterampilan menjahit serta perbengkelan.

“Kami berupaya memberikan pancing supaya masyarakat mandiri secara ekonomi. Tapi bagi yang memang masih membutuhkan, tentu tetap kita bantu karena itu memang tugas dan kewajiban pemerintah,” tegasnya. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
gubernut kalteng bantuan air bersih kemarau karhutla