Warga Mentaya Hulu Bisa Ambil Air Siap Minum Gratis, Kapasitas 2.600 Liter

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:11 WIB
Kapolsek Mentaya Hulu IPDA Singgih Teguh Prasetyo (tengah) telah mengonsumsi air yang diolah melalui Ransus Water Treatment, Sabtu (3/10). YUNI/RADAR SAMPIT
Kapolsek Mentaya Hulu IPDA Singgih Teguh Prasetyo (tengah) telah mengonsumsi air yang diolah melalui Ransus Water Treatment, Sabtu (3/10). YUNI/RADAR SAMPIT 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga Kecamatan Mentaya Hulu kini bisa mendapatkan air siap minum secara gratis melalui Ransus Water Treatment milik Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah.

Masyarakat cukup datang membawa jeriken atau galon untuk mengambil air yang telah melalui proses pengolahan. 

Fasilitas tersebut ditempatkan di halaman Kantor Polsek Mentaya Hulu untuk membantu kebutuhan masyarakat di tengah musim kemarau sekaligus mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang berlangsung 3-6 Oktober.

Kapolsek Mentaya Hulu IPDA Singgih Teguh Prasetyo mengatakan, bantuan tersebut cukup membantu, terutama bagi masyarakat Desa Kuayan dan desa-desa sekitarnya.

“Alhamdulillah dengan pengadaan dari Satuan Brimob Polda Kalteng, air bersih untuk Mentaya Hulu dibantu ter-cover hampir semua desa, terutama di Desa Kuayan. Semua masyarakat bisa datang untuk mengambil air bersih,” kata Singgih.

Menurutya, air yang dihasilkan tidak hanya dapat digunakan untuk kebutuhan mandi atau keperluan sehari-hari, tetapi juga dapat di konsumsi. Masyarakat pun mulai berdatangan memanfaatkan fasilitas tersebut. 

“Bukan hanya untuk mandi, bahkan bisa untuk minum. Alhamdulillah mereka sudah berdatangan,” ujarnya.

Dantim Ransus Water Treatment Eddy S menjelaskan, alat tersebut dapat mengolah air laut, air payau maupun air permukaan mmenjadi air siap minum.

Untuk pengoperasian di Mentaya Hulu, air baku sementara berasal dari PDAM, kemudian ditampung sebelum masuk ke proses pengolahan.

“Air kita dari PDAM. Ditampung ke tempat penampungan, baru kita proses,” jelas Eddy. 

Proses pengolahan hingga menjadi air siap minum menmbutuhkan waktu paling lama sekitar 15 menit. Kapasitas produksi alat tersebut mencapai 2.600 liter per jam.

Air yang tersedia terdiri atas air dingin, air mineral, dan air panas. Berdasarkan pengecekan, air hasil pengolahan memiliki pH sekitar 6,8.

Eddy mengatakan, keberadaan alat yang direncanakan hingga 7 Oktober mendatang untuk sementara merupakan bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan MTQ di Mentaya Hulu.

Di Kalimantan Tengah sendiri terdapat tiga unit Ransus Water Treatment, yakni masing-masing satu unit di Yon B Sampit, Yon A Palangka Raya dan Yon C Barito Timur.

Bagi masyarakat yang membutuhkan, air dapat diambil denhgan membawa wadah seperti jeriken atau galon. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi salah satu bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga selqma kondisi kemarau masih berlangsung. (yn) 

Editor : Slamet Harmoko
water treatment air siap minum Mentaya Hulu