Bupati Kotim Apresiasi Perjuangan Satgas Karhutla, Keselamatan Jadi Perhatian Utama

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 20:31 WIB
SIMBOLIS: Bupati Kotim Halikinnor memberikan secara simbolis bantuan kebutuhan pokok kepada Relawan Karhutla Kotim, Selasa (29/9). YUNI/RADAR SAMPIT
SIMBOLIS: Bupati Kotim Halikinnor memberikan secara simbolis bantuan kebutuhan pokok kepada Relawan Karhutla Kotim, Selasa (29/9). YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengapresiasi seluruh personel Satgas dan Relawan Karhutla yang selama ini berada di garis depan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Apresiasi tersebut disampaikan Halikinnor saat rapat evaluasi penanganan karhutla yang dirangkai dengan penyerahan bantuan kebutuhan pokok kepada Relawan Karhutla Kotim di rumah jabatan Bupati Kotim, Selasa (29/9/2026).

Menurut Halikinnor, para personel Satgas dan relawan merupakan ujung tombak yang berhadapan langsung dengan api dan asap saat melakukan pemadaman di lapangan. Kondisi tersebut membuat kesehatan dan keselamatan petugas harus menjadi perhatian utama.

Baca Juga: Air Bersih ke Selatan Kotim Masih Dikaji, Anggaran FS dan DED Disiapkan 2027

“Saya terima kasih kepada semua pihak, terutama Satgas Karhutla kita yang di depan, yang ujung tombak, yang mereka berhadapan langsung dengan api maupun asap,” kata Halikinnor.

Dia meminta seluruh personel tetap menjaga kondisi tubuh selama menjalankan tugas. Jangan sampai upaya penanganan karhutla justru membuat petugas mengabaikan keselamatan diri.

“Saya juga mengingatkan mereka selalu menjaga kesehatan dan menjaga keselamatan, itu utama,” ujarnya.

Baca Juga: 20 Guru di Kotim Resmi Ditugaskan Jadi Kepala Sekolah, Ini Pesan Bupati

Selain mengapresiasi petugas, Halikinnor kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Dia menyebut sudah ada sejumlah orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara Karhutla.

Menurutnya, pembakaran lahan oleh sebagian pihak dapat berdampak luas terhadap masyarakat, terutama ketika kondisi kemarau membuat api mudah meluas dan asap mengganggu aktivitas warga.

“Kami meminta masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla dan tidak melakukan pembakaran yang dapat merugikan banyak pihak,” pintanya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
apreasiasi relawan penghargaan satgas karhutla