SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan air bersih menjadi salah satu perhatian panitia menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Kecamatan Mentaya Hulu.
Untuk ketersediaan BBM, pihak panitia telah menyurati Pertamina agar pasokan BBM selama kegiatan dapat disiapkan di sekitar lokasi pelaksanaan.
Ketua Umum MTQ ke-57 tingkat Kabupaten Kotim, Edison, mengatakan kebutuhan BBM perlu diantisipasi karena mobilitas peserta, panitia, dan masyarakat akan meningkat selama rangkaian kegiatan. Apalagi pelaksanaan MTQ berlangsung di tengah musim kemarau.
“Berhubungan dengan masalah air bersih dan BBM yang disampaikan Bupati, kami sudah menyurati Pertamina untuk menyiapkan BBM di Mentaya Hulu,” kata Edison, Selasa (22/9/2026).
Menurut dia, pasokan BBM sebaiknya tidak hanya dipusatkan di Parenggean. Panitia berharap kebutuhan BBM dapat dilayani lebih dekat dengan lokasi pelaksanaan MTQ sehingga peserta dan masyarakat tidak harus bolak-balik ke daerah lain untuk mendapatkannya.
“Kemarin kami meminta agar dipusatkan di lokasi acara. Momen ini kan cuma satu tahun sekali untuk melayani masyarakat yang sebanyak ini. Kita setiap hari bolak-balik ke arena,” ujarnya.
Edison mengatakan panitia telah meminta Pertamina menyiapkan beberapa jenis BBM, yakni Dexlite, Pertamax, dan Pertalite.
Ketersediaan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kendaraan peserta, panitia, maupun masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Dalam surat kemarin, kami meminta untuk disiapkan yang pertama itu Dexlite, yang kedua Pertamax, yang ketiga Pertalite. Kami meminta agar Pertamina bisa memfasilitasi untuk kegiatan ini,” tambahnya.
Selain BBM, ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian panitia. Kondisi kemarau membuat kebutuhan air selama pelaksanaan MTQ perlu dipersiapkan sejak awal agar tidak mengganggu aktivitas peserta dan masyarakat.
Edison berharap dukungan terhadap kebutuhan dasar tersebut dapat memastikan pelaksanaan MTQ berjalan lancar.
Ia juga berharap kegiatan keagamaan tersebut membawa kebaikan bagi masyarakat Kotim, termasuk berakhirnya kondisi kabut asap yang masih terjadi.
“Mudah-mudahan dengan kita melaksanakan MTQ, karena doa orang banyak seperti ini, masalah musibah kabut asap ini bisa cepat selesai. Mudah-mudahan hujan sudah ada,” pungkasnya. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko