SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kondisi kabut asap yang masih berlangsung di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong Ranu Welum Foundation menyiapkan Rumah Aman Asap baru di Kecamatan Baamang.
Fasilitas yang direncanakan berlokasi di Jalan Tjilik Riwut tersebut disiapkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap udara bersih dan oksigen gratis.
Perwakilan Ranu Welum Foundation Ahmad Fikri Syifa mengatakan, Rumah Aman Asap di Baamang saat ini masih dalam tahap persiapan dan akan mendapat dukungan dari PT Sukajadi.
“Untuk di Baamang saat ini sedang kami proses, tepatnya di Jalan Tjilik Riwut. Nanti fasilitas tersebut akan mendapat dukungan dari PT Sukajadi,” kata Ahmad, Sabtu (19/9).
Rumah Aman Asap di Baamang dirancang memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan fasilitas yang saat ini beroperasi di Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Ketapang. Fasilitas tersebut diperkirakan mampu menampung 50 hingga 100 orang.
“Untuk kapasitasnya lebih besar, kurang lebih bisa menampung 50 sampai 100 orang,” ujarnya.
Ahmad menjelaskan, penambahan fasilitas tersebut bertujuan memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan udara bersih, terutama kelompok rentan terhadap dampak kabut asap. Rumah Aman Asap menyediakan udara yang telah difiltrasi serta fasilitas oksigen secara gratis.
Saat ini, satu Rumah Aman Asap telah beroperasi di Kelurahan Mentawa Baru Hilir. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan udara bersih dan oksigen, khususnya balita, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta lanjut usia.
Program Rumah Aman Asap merupakan inisiatif Ranu Welum Foundation sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap. Selain di Kotim, program serupa juga dijalankan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Ahmad mengatakan, keberadaan Rumah Aman Asap di Kotim tidak dibatasi dalam periode tertentu. Layanan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kondisi kabut asap.
“Untuk saat ini tidak ada batas tertentu. Fokus kami sampai dengan bencana ini usai,” tuturnya.
Dengan tambahan fasilitas di Baamang, Ranu Welum Foundation berharap semakin banyak masyarakat Kotim dapat memperoleh akses udara bersih dan bantuan oksigen secara gratis selama kondisi kabut asap masih berlangsung. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko