Desa Bagendang Tengah Sediakan Air Bersih Gratis dan Rencanakan Distribusi Antardesa

RM-109 • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 22:39 WIB
Penyaluran bantuan air bersih di Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Selasa 15/9/2026. (joy/radarsampit)
Penyaluran bantuan air bersih di Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Selasa 15/9/2026. (joy/radarsampit)

 SAMPIT,radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Desa Bagendang Tengah Ramban bersama Pemerintah Kecamatan Mentaya Hilir Utara meninjau langsung operasional sarana penyediaan air bersih berupa sumur bor Reverse Osmosis (RO) di Desa Bagendang Tengah, Selasa (15/9).

Tinjauan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Bagendang Tengah, Untung Sukardi, bersama Sekretaris Camat (Sekcam) Mentaya Hilir Utara, Hasrul Hamid, S.IP. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah setempat dalam mengatasi kesulitan pasokan air bersih yang dialami warga akibat dampak musim kemarau.

Kepala Desa Bagendang Tengah, Untung Sukardi, menyampaikan bahwa fasilitas air bersih tersebut dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

"Masyarakat dapat mengambil air secara gratis dengan membawa galon sendiri dari rumah, atau memanfaatkan layanan pengantaran langsung ke rumah warga. Kualitas air sumur bor RO ini juga dipastikan aman dan layak konsumsi setelah melalui uji laboratorium dari Dinas Kesehatan,"terangnya.

Sebagai rencana jangka panjang, Pemerintah Desa Bagendang Tengah mengagendakan pembagian dua buah galon air per rumah tangga. Selain itu, pemerintah desa berencana mengembangkan pengolahan air minum kemasan (gelas dan botol) melalui kolaborasi antara BUMDes dan Kopdes Merah Putih guna meningkatkan potensi ekonomi desa.

Baca Juga: Pantau Hotspot Karhutla, Pj Sekda Kotim Cek Kesiapsiagaan di Desa Bagendang Tengah 

Melihat krisis air yang juga melanda desa-desa sekitar di wilayah pesisir Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Sekcam Hasrul Hamid, S.IP, memberikan apresiasi atas inovasi tersebut sekaligus mendorong adanya kolaborasi antardesa.
​Pihak kecamatan mengusulkan terobosan distribusi air bersih ke lima desa terdekat.

Kades menambahkan, mekanisme penyuplaian dapat dilakukan secara gratis untuk kuota awal (misalnya satu profil tanki/1.100 liter), sedangkan pendistribusian melebihi kuota tersebut dapat dimusyawarahkan bersama antar-pemerintah desa terkait biaya operasional dan transportasi.(rm-109/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
desa bagendang tengah musim kemarau Mentaya Hilir Utara air bersih kepala desa