SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran lahan masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Salah satunya terjadi di lahan dekat Borneo Regency, Jalan Lingkar Kota Selatan atau Jalan Mohammad Hatta, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin (14/9/2026).
Api terlihat membakar lahan dan dengan cepat membesar. Kondisi di lokasi cukup menyulitkan karena ketersediaan air untuk pemadaman terbatas.
Didi, warga yang berada di sekitar lokasi, mengatakan petugas sempat harus mundur karena kobaran api membesar dengan cepat.
“Api cepat membesar, ketersediaan air minim. Petugas sempat mundur karena luar biasa besarnya api,” kata Didi saat berada di lokasi.
Kebakaran tersebut menambah daftar kejadian karhutla yang masih terjadi di Kotim. Kondisi ini juga sejalan dengan masih tingginya aktivitas titik panas di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan rekapitulasi akumulasi titik panas 24 jam terakhir yang diakses BMKG dan BPBD Kotim pada Senin (14/9/2026) pukul 07.00 WIB, tercatat 395 titik panas di wilayah Kotim.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 titik masuk kategori rendah dengan tingkat kepercayaan maksimal 29 persen.
Kemudian 357 titik berada pada kategori menengah dengan tingkat kepercayaan 30 sampai 79 persen. Sementara 31 titik masuk kategori tinggi dengan tingkat kepercayaan minimal 80 persen.
Sebaran hotspot terbanyak berada di Kecamatan Teluk Sampit dengan 91 titik. Sebagian besar berada di Desa Lampuyang dengan 90 titik, sedangkan satu titik lainnya berada di Ujung Pandaran.
Posisi kedua ditempati Kecamatan Pulau Hanaut dengan 87 titik. Hotspot tersebar di sejumlah desa, di antaranya Makarti Jaya 23 titik, Bapinang Hilir 22 titik, Bapinang Hilir Laut 20 titik, Rawa Sari 9 titik, Babaung 6 titik, Bantian 4 titik dan Hanaut 3 titik.
Selanjutnya Kecamatan Baamang tercatat memiliki 51 titik panas. Sebanyak 35 titik berada di Kelurahan Baamang Barat dan 16 titik di Kelurahan Baamang Hulu.
Sementara itu, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan mencatat 46 titik, Kota Besi 36 titik dan Mentawa Baru Ketapang 28 titik.
Di Mentawa Baru Ketapang, hotspot terdeteksi di Bangkuang Makmur sebanyak 13 titik, Pasir Putih 9 titik, Ketapang 3 titik, Sawahan 2 titik dan Mentawa Baru Hilir 1 titik.
Hotspot juga terdeteksi di Mentaya Hilir Utara sebanyak 21 titik, Telawang 15 titik, Cempaga Hulu 11 titik dan Mentaya Hulu 9 titik.
Masih munculnya kebakaran di kawasan perkotaan maupun wilayah lain menunjukkan ancaman karhutla di Kotim belum sepenuhnya mereda. Kondisi lapangan juga menjadi tantangan bagi petugas, terutama ketika api membesar sementara sumber air untuk pemadaman terbatas. (oes)
Editor : Slamet Harmoko