SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Diana Setiawan resmi ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggantikan Umar Kaderi yang sebelumnya menjabat Pj Sekda sejak 31 Oktober 2025.
Diana yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotim mendapat mandat untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Diana mengatakan penunjukan tersebut merupakan kepercayaan yang diberikan Bupati Kotim Halikinnor kepadanya.
Ia mengaku siap menjalankan tugas, meskipun tanggung jawab sebagai Pj Sekda cukup berat, terutama karena saat ini pemerintah daerah memasuki tahapan pembahasan perubahan anggaran dan penyelesaian tahun anggaran.
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Bupati atas kepercayaan beliau menunjuk saya menjadi Pj Sekda,” kata Diana, Jumat (11/9).
Menurutnya, salah satu tugas utama yang diberikan Bupati adalah menyelesaikan berbagai pekerjaan yang masih belum terselesaikan.
Selain itu, ia diminta meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar-OPD agar pelaksanaan program pemerintah daerah dapat berjalan lebih terintegrasi.
“Beliau menginstruksikan saya untuk menyelesaikan tugas-tugas yang masih belum terselesaikan selama ini. Kemudian meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar-OPD,” ujarnya.
Diana menilai penguatan koordinasi diperlukan agar persoalan yang dihadapi OPD tidak berjalan sendiri-sendiri.
Sebagai Sekda, ia akan menjadi penghubung dalam mengoordinasikan berbagai persoalan dan kebutuhan OPD sebelum disampaikan kepada kepala daerah.
“Keluh kesah teman-teman OPD itu ada di Sekda. Memang harusnya seperti itu, tetapi selama ini beliau yang menanggung semuanya,” tambahnya.
Ia menegaskan komunikasi dan koordinasi antar-OPD menjadi prioritas selama menjalankan tugas sebagai Pj Sekda. Menurutnya, masih terdapat kondisi ketika masing-masing OPD berjalan dengan kepentingannya sendiri sehingga perlu diperkuat melalui kerja bersama.
“Yang utama adalah meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar-OPD. Kalau koordinasi antar-OPD sudah bagus, semua program akan bisa dilaksanakan bersama,” tegasnya.
Di sisi lain, Diana tetap menjalankan jabatan utamanya sebagai Kepala DPMPTSP Kotim. Dengan demikian, ia harus membagi waktu dan memastikan pelayanan pada DPMPTSP tetap berjalan bersamaan dengan tugas tambahan sebagai Pj Sekda.
“Jabatan utama saya tetap di DPMPTSP. Jadi tugasnya cukup berat juga bagi saya untuk membagi waktu antara DPMPTSP dengan Sekda,” ungkapnya.
Diana menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dan berkomitmen melaksanakan tugas sebaik mungkin dengan dukungan seluruh jajaran pemerintah daerah. “Harus siap. Tidak ada kata tidak siap, harus siap,” pungkasnya. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko