Kades Sebabi Dorong Satu Desa Satu Damkar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 20:43 WIB
INTERAKSI: Wabup Kotim Irawati menyalami Kepala Desa Sebabi Dematius usai kegiatan penyerahan bantuan dari perusahaan di Posko Karhutla BPBD Kotim, Sabtu (5/9).YUNI/RADAR SAMPIT
INTERAKSI: Wabup Kotim Irawati menyalami Kepala Desa Sebabi Dematius usai kegiatan penyerahan bantuan dari perusahaan di Posko Karhutla BPBD Kotim, Sabtu (5/9).YUNI/RADAR SAMPIT

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Bantuan perusahaan saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi dinilai sangat membantu penanganan di lapangan.

Namun, Kepala Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Dematius, berharap dukungan tersebut tidak hanya bergerak ketika api sudah berkobar, melainkan diperkuat dengan sarana pemadaman yang tersedia secara permanen di tingkat desa.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Telawang, Sabtu (5/9/2026). Dimana salah satu penerimanya adalah Desa Sebabi. 

Menurut Dematius, selama ini perusahaan telah menunjukkan kepedulian dengan turun membantu ketika terjadi kebakaran lahan maupun hutan.

“Selama ini setiap perusahaan ada menmbantu ketika terjadi kebakaran lahan dan hutan. Mereka pasti hadir bersama masyarakat,” kata Dematius.

Meski demikian, kondisi kebakaran yang kerap muncul secara spontan menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, diperlukan waktu untuk mengerahkan personel dan peralatan menuju lokasi kejadian. 

Kondisi tersbut membuat kecepatan penanganan menjadi sangat penting agar api tidak semakin meluas.

Karena itu, pemerintah desa sejak lama mengusulkan adanya dukungan sarana pemadam kebakaran yang dapat ditempatkan langsung di desa.

Dematius berharap pemerintah daerah bersama perusahaan dapat mendorong konsep satu desa memiliki satu mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas besar.

“Harapan kami satu desa satu tangki atau damkar berkapasitas besar, sehingga ketika terjadi bencana bisa langsung bergerak,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan kendaraan tersebut tidak hanya bermanfaat saat karhutla. Dengan kapasitas tangki yang besar, armada juga dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan kekurangan air bersih, terutama pada musim kemarau.

“Jadi dua fungsi, untuk menyuplai air bersih sekaligus membantu memadamkan kebakaran lahan. Ini tentu sangat bermanfaat bagj masyarakat,” jelas Dematius.

Ia menilai pola dukungan semacam itu akan membuat penanganan karhutla di tingkat desa lebih cepat dan tidak sepenuhnya bergantung pada pengerahan bantuan dari luar wilayah.

Kesiapsiagaan peralatan sejak awal dinilai menjadi salah satu kunci memperkecil risiko kebakaran meluas.

Dematius juga mengapresiasi kontribusi perusahaan yang selama ini turut terlibat bersama masyarakat dalam menghadapi karhutla.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat melalui program yang berkelanjutan, khususnya dalam penyediaan sarana pemadaman dan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kemarau. (yn) 

Editor : Slamet Harmoko
satu desa satu damkar KECAMATAN TELAWANG karhutla DESA SEBABI