SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mendapat kesempatan meningkatkan keterampilan melalui Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 5 Tahun 2026. Program yang dibiayai APBN ini dibuka gratis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kotim Rusnah mengatakan, pelatihan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Pada Batch 5 ini, UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Kotim menyediakan enam kejuruan. Masing-masing Fillet Welder SMAW 2F/PB, Practical Office (TIK), Teknisi Instalasi Tenaga, Teknisi Perawatan AC Residensial, Peracikan Minuman Kopi, serta Penyiapan Produk Roti.
Baca Juga: Pelaku Usaha Apotek dan Toko Obat di Kotim Diingatkan Soal Legalitas
“Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” kata Rusnah.
Menurutnya, pelatihan vokasi tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis. Peserta juga diarahkan memiliki kedisiplinan, produktivitas, sikap kerja, serta etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Pendaftaran PVN Batch 5 dibuka mulai 27 Agustus hingga 16 September 2026. Calon peserta terlebih dahulu membuat akun SIAPKerja/Skillhub melalui platform resmi Kementerian Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Semarak Hari Pelanggan Nasional! PLN UP3 Pangkalan Bun Nyalakan Listrik Gratis
Setelah pendaftaran, peserta akan mengikuti tahapan seleksi dan wawancara yang dijadwalkan pada 17–23 September 2026. Sementara pelatihan dijadwalkan mulai 30 September 2026.
Rusnah mengimbau masyarakat, khususnya para pencari kerja, agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memilih kejuruan yang sesuai minat dan kemampuan.
“Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal peserta untuk memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri,” pungkasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor