SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Kondisi kabut asap pekat, yang belakangan masih melanda sejumlah wilayah Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat sorotan Komisi III DPRD Kotim, terkait aktivitas pelajar di sekolah. Dinas Pendidikan (Disdik) diminta tidak main-main dalam menjaga kesehatan dan keselamatan pelajar.
Anggota Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, menegaskan keselamatan anak harus menjadi prioritas. Menurutnya, kegiatan sekolah yang tidak mendesak seharusnya ditunda ketika kondisi udara memburuk.
"Kesehatan dan keselamatan peserta didik paling utama. Jangan sampai karena mengejar kegiatan tertentu, kesehatan anak-anak justru dikorbankan," ujarnya.
Dirinya pun secara khusus meminta Disdik Kotim menunda seluruh kegiatan seremonial, baik yang digelar di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Termasuk kegiatan yang mengharuskan murid berkumpul dan beraktivitas di luar ruangan.
Permintaan itu disampaikan setelah pihaknya menerima informasi dan aduan terkait masih adanya sekolah yang mengharuskan peserta didik datang untuk mengikuti latihan persiapan lomba.
Dadang menilai, kebijakan tersebut tidak tepat apabila kondisi kabut asap masih pekat. Apalagi, latihan tersebut bukan kegiatan yang sifatnya mendesak.
Baca Juga: Maut di Tengah Kabut Asap, Pemotor Tewas Hantam Truk
"Kalau sekolah hanya mengharuskan anak-anak turun untuk latihan persiapan lomba, dalam kondisi kabut asap seperti ini saya kira tidak dibenarkan. Disdik harus tegas soal ini," imbuhnya.
Menurut Dadang, Disdik harus memastikan instruksi terkait perlindungan siswa benar-benar diterapkan seluruh sekolah. Jangan sampai kebijakan berbeda terjadi di lapangan."Kegiatan seremonial dan persiapan lomba bisa ditunda. Kesehatan anak-anak tidak bisa dipertaruhkan," katanya.
Dadang juga meminta Disdik melakukan pengawasan terhadap satuan pendidikan. Jika kondisi udara memburuk, sekolah harus mengutamakan keselamatan siswa daripada memaksakan kegiatan yang tidak mendesak.
"Disdik harus memberikan instruksi yang jelas. Kalau kondisi asap pekat, jangan ada kegiatan yang memaksa anak-anak datang, apalagi hanya untuk latihan," tegasnya.
Dadang berharap sekolah dan Disdik Kotim mengambil langkah yang bijak selama kabut asap masih menyelimuti. Menurutnya, kegiatan pendidikan tetap penting, tetapi perlindungan terhadap kesehatan peserta didik harus ditempatkan sebagai prioritas.(ang/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama