SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Harapan masyarakat untuk kembali mengikuti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2026 masih belum mendapat kepastian.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) hingga kini masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait ada atau tidaknya penerimaan CASN tahun ini.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim Kamaruddin Makkalepu mengatakan, pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengenai jadwal maupun kepastian seleksi.
Baca Juga: Kualitas Udara Nanga Bulik Masuk Kategori Tak Sehat bagi Kelompok Sensitif
“Belum ada pemberitahuan dari KemenPAN. Jadi sampai sejauh ini belum ada informasi, dari pusat juga begitu,” kata Kamaruddin.
Padahal, Pemkab Kotim sebelumnya telah mengusulkan sebanyak 365 formasi untuk memenuhi kebutuhan aparatur di daerah. Namun, usulan tersebut belum bisa disebut sebagai kuota penerimaan karena masih menunggu penetapan pemerintah pusat.
“Walaupun diusulkan, kami belum bisa memastikan apakah tahun ini ada penerimaan CASN yang dibuka oleh pusat, karena belum ditetapkan,” ujarnya.
Baca Juga: POCO Pad C1 Bawa Gaya 'Play on the Go', Bisa Jadi Konsol hingga Bioskop Portabel
Dalam usulan tersebut, kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan masih menjadi perhatian utama. Lebih dari 100 formasi diusulkan untuk tenaga guru, sementara formasi lainnya diarahkan untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis.
Kebutuhan guru dinilai masih cukup tinggi. Sejumlah sekolah di Kotim hingga kini belum memiliki komposisi tenaga pendidik yang lengkap sehingga penambahan aparatur masih menjadi kebutuhan.
“Yang paling banyak masih guru dan tenaga kesehatan. Karena faktanya kita masih banyak kekurangan tenaga guru, banyak sekolah kita yang belum lengkap,” tuturnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor