Berani Bicara, Berani Tampil! 100 Pelajar Kotim Dapat Bekal Public Speaking

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 22:08 WIB
FOTO BERSAMA: Pelatihan Public Speaking untuk pelajar digelar Dispora Kotim, Kamis (27/8/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
FOTO BERSAMA: Pelatihan Public Speaking untuk pelajar digelar Dispora Kotim, Kamis (27/8/2026). FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kemampuan berbicara di depan umum dinilai menjadi bekal penting bagi pelajar, terutama di tengah semakin terbukanya ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi.

Karena itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan pelatihan public speaking kepada 100 pelajar SMA sederajat di Sampit.

Kepala Dispora Kotim Muhammad Irfansyah mengatakan, pelatihan tersebut tidak sekadar mengajarkan teknik berbicara, tetapi juga mendorong pelajar agar lebih percaya diri ketika menyampaikan pendapat di hadapan orang lain. Kemampuan tersebut dinilai akan bermanfaat dalam berbagai situasi, baik di lingkungan sekolah maupun ketika mereka terjun ke masyarakat.

Baca Juga: DPRD Gumas Minta Agar OPD Tidak Capai Target PAD Perlu Dievaluasi

“Kemampuan public speaking ini penting supaya anak-anak kita berani dan terbiasa berbicara di depan umum. Jadi, mereka tidak ragu ketika hendak menyampaikan pendapat atau memandu sebuah acara,” kata Irfansyah saat membuka pelatihan public speaking bagi pemuda, Kamis (27/8).

Menurutnya, pelajar harus diberikan ruang untuk menyuarakan gagasan maupun aspirasi mereka. Namun, keberanian tersebut perlu diiringi kemampuan menyampaikan pesan secara baik dan tepat agar informasi maupun pendapat yang disampaikan dapat dipahami audiens.

Irfansyah juga mengibaratkan public speaking sebagai bagian dari adab dalam berbicara. Menurutnya, cara menyampaikan sesuatu di hadapan orang banyak perlu diperhatikan agar pesan yang disampaikan tetap santun dan dapat diterima dengan baik.

Baca Juga: Dua Kurir 4Kg Sabu mulai Disidang di PN Nanga Bulik

Public speaking ini kita ibaratkan adab dalam berbicara. Bagaimana cara berbicara atau menyampaikan dengan baik di hadapan umum. Saya yakin kita semua sebagai orang Timur pasti paham soal adab ini, tetapi berbicara di depan umum memang perlu dilatih agar mampu dilakukan dengan baik,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana Supriadi menambahkan, 100 peserta tersebut berasal dari 11 sekolah, terdiri atas tujuh SMA negeri dan swasta serta empat SMK negeri di Sampit. Peserta dipilih dari siswa yang selama ini aktif menjadi pembawa acara atau MC di sekolah masing-masing.

“Harapan kami, setelah diberikan pelatihan mereka memiliki kemampuan yang mumpuni. Jadi, pelatihan ini benar-benar memberikan manfaat,” kata Supriadi.

Baca Juga: Crystal Palace vs Manchester City, Adu Strategi Dua Pelatih Baru

Selain meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan mengatasi rasa gugup, peserta diharapkan mampu menyampaikan pesan serta gagasan secara jelas. Supriadi berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan menjadi lomba pada tahun depan sehingga semakin banyak pelajar termotivasi mengasah kemampuan berbicara di depan umum. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
public speaking dispora pelatihan pelajar kotim