SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menilai semangat Habaring Hurung menjadi kekuatan penting bagi daerah untuk terus berkembang. Semangat gotong royong tersebut dinilai mampu mendorong seluruh elemen masyarakat bekerja bersama mencapai tujuan yang lebih besar.
Halikinnor mengatakan Kotim memiliki modal besar untuk berkembang, mulai dari sumber daya alam dan sumber daya manusia, hingga masyarakat yang bekerja keras serta generasi muda yang kreatif.
“Saya percaya Kotawaringin Timur memiliki modal yang besar. Kita memiliki sumber daya alam, sumber daya manusia, masyarakat yang bekerja keras, generasi muda yang kreatif, dan yang paling penting, semangat gotong royong,” kata Halikinnor.
Baca Juga: Narkotika Dominasi Perkara Pidana, Kejari Kotim Musnahkan 316 Gram Sabu
Menurutnya, Habaring Hurung bukan sekadar ungkapan, tetapi merupakan jati diri masyarakat Kotim sekaligus pesan dari para pendahulu agar masyarakat terus saling membantu, menguatkan dan bekerja bersama.
“Habaring Hurung bukan sekadar ungkapan. Habaring Hurung adalah jati diri kita, dan merupakan pesan yang dititipkan nenek moyang kita agar terus semangat untuk saling membantu, saling menguatkan, dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujarnya.
Baca Juga: Karhutla Gumas Belum Naik Status, Bupati Soroti Dugaan Pembakaran Sengaja
Karena itu, Halikinnor mengajak seluruh elemen daerah menyatukan kekuatan dan menjalankan perannya masing-masing. Pemerintah bekerja, masyarakat bergerak, dunia usaha berkontribusi, generasi muda berkarya dan seluruh elemen daerah bergotong royong.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Kotim memiliki latar belakang yang beragam, baik suku, agama, budaya maupun kehidupan sosial. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk memisahkan masyarakat.
“Kita boleh berbeda suku, agama, budaya, dan latar belakang. Tetapi kita memiliki rumah yang sama, yaitu Kotawaringin Timur,” katanya.
Baca Juga: APBD Kalteng 2027 Difokuskan untuk Sektor Strategis dan Berdampak Langsung
Halikinnor mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpengaruh provokasi. Menurutnya, kepentingan daerah dan masa depan anak-anak harus ditempatkan di atas kepentingan sesaat.
“Jangan biarkan perbedaan memisahkan kita. Jangan biarkan provokasi merusak persaudaraan. Dan jangan biarkan kepentingan sesaat mengalahkan kepentingan daerah dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor