22 Titik Karhutla Ditangani di MB Ketapang dan Baamang, Sejumlah Lokasi Masih Berasap

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB
Kebakaran lahan di tepi Jalan HM Arsyad,  tepatnya Jalan Panglima Hamdan,  Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mengakibatkan jalan tertutup asap, Selasa (18/8/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Kebakaran lahan di tepi Jalan HM Arsyad,  tepatnya Jalan Panglima Hamdan,  Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mengakibatkan jalan tertutup asap, Selasa (18/8/2026). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)usay

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 22 operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan berlangsung di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (18/8/2026).

Sejumlah lokasi telah dipadamkan, tetapi masih berasap dan beberapa titik dilaporkan masih memiliki api aktif.

Data tersebut tercatat dalam Laporan Cepat Pusdalops PB Posko Bencana Karhutla dan Kekeringan yang diperbarui pukul 19.24 WIB. Penanganan melibatkan personel BPBD, pemadam kebakaran, TNI, serta unsur lainnya.

Di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, penanganan dilakukan antara lain di Jalan Moh Hatta Lingkar Selatan, Jalan Panglima Hamdan, Jalan MT Haryono Barat, Jalan HM Arsyad, serta Jalan Jenderal Sudirman.

Di Jalan Moh Hatta Lingkar Selatan Gang Kusuma, Regu 6 BPBD menangani lahan terbakar sekitar 1,2 hektare.

Api dilaporkan padam, tetapi lokasi masih berasap dan petugas menghadapi kendala sumber air yang jauh.

Penanganan lainnya di kawasan yang sama dilakukan Regu 6 menggunakan dua unit WT BPBD.

Lahan sekitar satu hektare dan 1,5 hektare dilaporkan telah dipadamkan, tetapi masih menyisakan asap.

Sementara di Jalan Panglima Hamdan, lahan sekitar 0,0174 hektare telah dipadamkan.

Namun, petugas melaporkan lokasi masih berasap dan berpotensi kembali menyala karena tidak tersedia sumber air.

Kondisi berbeda terjadi di Jalan HM Arsyad depan gudang pupuk. Pada salah satu titik, lahan sekitar satu hektare telah ditangani, tetapi sebagian api masih aktif.

Operasi juga terkendala mesin unit pemadam yang mengalami gangguan.

Di Kecamatan Baamang, penanganan dilakukan di sejumlah kawasan permukiman, antara lain Jalan Bumi Raya 1, Jalan Yuliana Perumahan WMP 31, serta Jalan WMP 19 dan WMP 14.

Regu 9 bersama personel Yonif Teritorial menangani kebakaran di Jalan Bumi Raya 1 kawasan Perumahan Citra Mandiri dan seberang Pesantren As-Syifa.

Luasan yang ditangani masing-masing sekitar 0,08 hektare dan 0,2 hektare. Kedua lokasi dilaporkan padam, meski masih terdapat asap di sebagian area.

Di Jalan Yuliana Perumahan WMP 31 Jalur 7B, Regu 1 BPBD menangani lahan sekitar 0,75 hektare. Api telah dipadamkan, tetapi lokasi masih berasap.

Penanganan juga dilakukan di Jalan WMP 19 dan WMP 7. Lahan sekitar satu hektare telah dipadamkan dan sebagian api sudah diblok.

Regu 3 dan Regu 4 juga dikerahkan di kawasan Jalan WMP 19 dan WMP 14 dengan 19 personel serta dua unit WT BPBD.

Selain itu, petugas Kodim 1015 menangani titik karhutla di Jalan MT Haryono Barat Perumahan Sriwijaya Asri 3.

Lahan sekitar 0,5 hektare dilaporkan telah dipadamkan, meski sumber air menjadi kendala.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam mengatakan, banyaknya laporan yang masuk membuat petugas harus menyesuaikan penanganan dengan kondisi di lapangan dan kemampuan personel yang tersedia.

“Kami atas nama Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan, mohon maaf yang sebesar-besarnya tidak dapat menangani semua kejadian yang terlapor kepada kami,” ujarnya.

Dalam laporan tersebut, kendala yang dihadapi petugas antara lain sumber air yang jauh, tidak tersedianya sumber air, keterbatasan selang, hingga gangguan mesin unit pemadam.

Sejumlah lokasi juga masih berasap sehingga membutuhkan pemantauan untuk mencegah api kembali menyala. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
kebakaran hutan dan lahan MB Ketapang