Musim Kemarau Rawan Kebakaran Rumah dan Penyakit, Ini Imbauan Penting Ketua TP-PKK Kotim

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB
EDUKASI: Ketua TP-Posyandu Kotim Khairiah Halikinnor ikut melakukan praktik pemadaman api di depan murid SDN 1 MB Hulu, Selasa (11/8/2026). FOTO:YUNI/RADAR SAMPIT
EDUKASI: Ketua TP-Posyandu Kotim Khairiah Halikinnor ikut melakukan praktik pemadaman api di depan murid SDN 1 MB Hulu, Selasa (11/8/2026). FOTO:YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Ketua TP-PKK Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Khairiah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Cuaca panas dan kering tidak hanya meningkatkan risiko kebakaran, tetapi juga dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Khairiah secara khusus meminta masyarakat berhati-hati saat menggunakan sumber api di rumah. Terlebih, pemadaman listrik yang terkadang terjadi membuat sebagian warga memilih lilin sebagai sumber penerangan alternatif.

Baca Juga: Catat Ketentuannya! Ini Syarat Lengkap Peserta Pawai Pembangunan HUT RI di Kotim

Ia mengingatkan agar lilin tidak dibiarkan menyala tanpa pengawasan, terutama ketika penghuni rumah hendak tidur. Kelalaian kecil dapat memicu kebakaran dan membahayakan keselamatan keluarga.

“Kalau memang pengganti listrik, misalnya pakai lilin, jaga dulu lilinnya sampai padam baru tidur,” pesannya.

Selain ancaman kebakaran, Khairiah juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan keluarga selama musim kemarau. Perubahan cuaca dan kondisi lingkungan yang kering dapat meningkatkan risiko munculnya sejumlah penyakit.

Baca Juga: Waspada Karhutla Meluas! Bupati Kotim Halikinnor: Jangan Anggap Remeh Asap & Kebakaran Lahan

Menurutnya, penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare perlu menjadi perhatian. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang harus lebih diperhatikan karena cukup rentan mengalami gangguan kesehatan tersebut.

“Terus yang kedua, kalau musim kemarau, kita sering terjadinya wabah penyakit, yaitu seperti ISPA dan diare. Itu yang sering menyerang pada anak-anak, jadi itu yang diperhatikan,” tandasnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
waspada kebakaran kemarau karhutla