SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Edukasi penanganan kebakaran dikenalkan kepada siswa SD Negeri 1 MB Hilir, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (11/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, khususnya bidang ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantiblinmas).
Ketua TP Posyandu Kotawaringin Timur (Kotim) Khairiah Halikinnor mengatakan, layanan pemadam kebakaran menjadi salah satu bagian dari enam SPM Posyandu. Karena itu, siswa diberikan edukasi sekaligus praktik cara memadamkan api.
Baca Juga: HUT Perdana, Kodam XXII/TB Komitmen Perkuat Sinergi
“Dari enam SPM itu termasuk pemadam. Jadi hari ini kami mempraktikkan cara memadamkan api,” kata Khairiah.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim memberikan penjelasan mengenai langkah awal menghadapi kebakaran. Siswa kemudian mempraktikkan pemadaman api di bawah bimbingan petugas.
Khairiah berharap pengetahuan tersebut dapat dibawa siswa ke lingkungan keluarga, terutama untuk memberi pemahaman kepada orang tua mengenai langkah sederhana menangani api.
Baca Juga: Gubernur Kalteng Targetkan Semua Desa Terjangkau Internet
“Harapan yang pertama bisa memberitahu orang tuanya cara memadamkan api kalau terjadi di rumah,” ujarnya.
Jika api tidak dapat ditangani sendiri, warga sekolah diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Para siswa juga diberikan informasi mengenai nomor kontak yang dapat digunakan saat keadaan darurat.
Kepala SDN 1 MB Hilir Halimatussadiah menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi ini membantu siswa memahami tindakan yang tepat ketika menghadapi kebakaran.
Baca Juga: 20 Pramuka Gumas Bertolak ke Jamnas XII, Bupati Titip Pesan Ini.
“Dengan adanya kegiatan ini sangat membantu kami. Supaya paling tidak anak-anak bisa mengetahui bagaimana cara memadamkan kalau-kalau ada terjadi musibah kebakaran,” katanya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor