Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir, Buka Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu di Kotim

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 20:12 WIB
SEKOLAH RAKYAT: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Wabup Kotim Irawati, unsur Forkopimda saat menghadiri Open House dan Pra-MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim, Kamis (30/7/2026). FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT
SEKOLAH RAKYAT: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Wabup Kotim Irawati, unsur Forkopimda saat menghadiri Open House dan Pra-MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim, Kamis (30/7/2026). FOTO: DOK.YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menegaskan kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan open house dan pra-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (30/7/2026).

Menurut Halikinnor, Kotim menjadi salah satu daerah di Kalimantan Tengah yang dipercaya membangun Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga desil 1 hingga 5 atau kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: SIAP PENSIUN! Permudah Layanan ASN di Kotim yang Memasuki Masa Purna Tugas

"Negara hadir agar tidak ada lagi anak-anak yang karena keterbatasan ekonomi tidak bisa bersekolah. Anak-anak yang memiliki potensi tetap dapat berkembang dan meraih cita-citanya melalui Sekolah Rakyat," ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh kebutuhan siswa ditanggung pemerintah, mulai dari biaya pendidikan, tempat tinggal, makan, perlengkapan belajar, hingga dukungan bagi keluarga melalui bantuan stimulus usaha sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga: DPRD Kobar Gelar RDP BBM dan Kelistrikan, Hasilkan Sejumlah Kesepakatan Penting

Halikinnor menambahkan, fasilitas belajar di Sekolah Rakyat telah dilengkapi sarana yang memadai, termasuk dukungan teknologi pembelajaran.

Saat ini sebagian kegiatan belajar masih berlangsung di Islamic Center, namun seluruh siswa ditargetkan menempati kompleks Sekolah Rakyat setelah pembangunan selesai, paling lambat September atau Oktober mendatang. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
pendidikan Sekolah Rakyat kotim mpls