Gerakan Ibu Hamil Sehat Digencarkan, Pemkab Kotim Bidik Generasi Bebas Stunting

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 21:22 WIB
KESEHATAN IBU HAMIL: Penggerakan Masyarakat Gerakan Ibu Hamil Sehat Tingkat Kabupaten Kotim Tahun 2026 digelar di Puskesmas Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, Rabu (29/7/2026). FOTO: KOMINFO KOTIM/RADAR SAMPIT
KESEHATAN IBU HAMIL: Penggerakan Masyarakat Gerakan Ibu Hamil Sehat Tingkat Kabupaten Kotim Tahun 2026 digelar di Puskesmas Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, Rabu (29/7/2026). FOTO: KOMINFO KOTIM/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Penggerakan Masyarakat Gerakan Ibu Hamil Sehat Tingkat Kabupaten Tahun 2026 di Puskesmas Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Kegiatan bertema "Bersama Bergerak Mewujudkan Ibu Hamil Sehat, Persalinan Aman, dan Generasi Bebas Stunting" dibuka Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kotim, Bima Eka Wardhana.

Baca Juga: GAPKI Minta Kaji Kopdes Kelola Pabrik CPO

Ia menegaskan bahwa kesehatan ibu hamil menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

"Kesehatan ibu hamil merupakan fondasi utama dalam melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas. Menjaga kesehatan selama kehamilan bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat," ujarnya.

Bima mengajak seluruh ibu hamil rutin memeriksakan kehamilan, memenuhi kebutuhan gizi seimbang, mengonsumsi tablet tambah darah secara teratur, serta mengenali tanda bahaya kehamilan agar dapat ditangani sejak dini.

Baca Juga: Merry Sport Turut Meriahkan Gowes Kemerdekaan 2026 dengan Support Hadiah Raket dan Jersey

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mengikuti penyuluhan kesehatan ibu hamil, aksi minum tablet tambah darah (TTD), serta makan telur bersama sebagai bagian dari kampanye pencegahan stunting.

Melalui Gerakan Ibu Hamil Sehat 2026, Pemkab Kotim berharap kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat semakin kuat sehingga mampu mewujudkan persalinan yang aman, menekan angka kematian ibu dan bayi, serta melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
gerak ibu hamil kesehatan kotim Stunting