SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong seluruh satuan pendidikan meningkatkan literasi digital sebagai bekal bagi peserta didik menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja di masa depan.
Penguasaan teknologi dinilai menjadi kompetensi penting yang harus dibangun sejak bangku sekolah.
Kepala Diskominfo Kotim, Cok Orda Putra Legawa, mengatakan pendidikan saat ini tidak cukup hanya menitikberatkan pada pencapaian akademik.
Sekolah juga perlu membekali siswa dengan keterampilan digital agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
"Ke depan, teman-teman di sekolah perlu menyiapkan diri dengan kemampuan digitalisasi, salah satunya untuk menyiapkan lapangan kerja," ujarnya, Senin (27/7).
Menurut Cok Orda, Diskominfo terus mendukung penguatan literasi digital melalui berbagai kegiatan edukasi di sekolah. Sejumlah sekolah telah menggandeng Diskominfo untuk memberikan materi mengenai penggunaan media sosial secara bijak, keamanan informasi, hingga pemanfaatan teknologi digital secara produktif.
Ia menambahkan, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di Sekolah Rakyat pada 8 Agustus mendatang sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi digital kepada pelajar.
Cok Orda menilai literasi digital harus diberikan secara bertahap dan berkelanjutan agar peserta didik tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memahami risiko yang ada di ruang digital.
"Ini menjadi salah satu tantangan kita dalam meningkatkan sumber daya manusia. Ke depan, secara bertahap akan terus kita upayakan peningkatan kapasitas SDM," katanya.
Selain meningkatkan kemampuan siswa, Diskominfo juga mendorong sekolah memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan program, prestasi, dan berbagai potensi yang dimiliki kepada masyarakat.
Namun, pemanfaatan teknologi tersebut harus diimbangi dengan pemahaman tentang keamanan informasi agar siswa mampu mengenali informasi yang benar, menjaga keamanan akun, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
"Teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan. Karena itu, literasi digital menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia kita," tegasnya.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara Diskominfo dan dunia pendidikan, pemerintah berharap literasi digital dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sehingga mampu mencetak generasi muda Kotim yang adaptif, cakap memanfaatkan teknologi, serta siap menghadapi tantangan di era digital. (ktr-2)
Editor : Slamet Harmoko