Dishub Gelar Pengawasan Rutin untuk Tekan Kerusakan Jalan

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 19:13 WIB
Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur menggelar pengawasan rutin terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas di Kota Sampit.  (YUNI/RADAR SAMPIT) 
Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur menggelar pengawasan rutin terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas di Kota Sampit.  (YUNI/RADAR SAMPIT) 

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menggelar pengawasan rutin terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas di Kota Sampit. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus mengurangi kerusakan jalan.

Kepala Dishub Kotim Raihansyah melalui Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Multimoda Parman mengatakan, pengawasan dilakukan bersamaan dengan sosialisasi kepada sopir angkutan barang terkait pengalihan rute kendaraan bertonase besar.

"Ini merupakan upaya kita melakukan pengalihan arus lalu lintas, khususnya angkutan barang agar tidak melintasi jalan di dalam Kota Sampit," ujarnya saat kegiatan pengawasan, Kamis (23/7).

Parman menjelaskan, kendaraan bertonase besar yang melintas di kawasan perkotaan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas karena bercampur dengan kendaraan masyarakat yang berukuran lebih kecil.

Selain itu, pengalihan rute juga bertujuan menekan kerusakan jalan yang kerap terjadi akibat beban kendaraan melebihi kapasitas struktur jalan di dalam kota.

"Hal ini dalam upaya kita menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Sampit dan juga menekan angka kerusakan jalan di wilayah Kota Sampit," kata Parman.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menghentikan sejumlah kendaraan angkutan barang untuk memberikan edukasi secara persuasif mengenai pentingnya mematuhi jalur angkutan yang telah ditetapkan.

Parman berharap pengawasan rutin tersebut dapat meningkatkan kesadaran pengemudi dan perusahaan angkutan untuk mematuhi rute yang telah ditentukan sehingga keselamatan pengguna jalan tetap terjaga dan usia infrastruktur jalan di Kota Sampit lebih panjang. (yn/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
kerusakan jalan dishub kotawaringin timur