SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Minamas Plantation, melalui anak usahanya PT Teguh Sempurna (PT TSA) meluncurkan program Tree Planting 2026 di Kawasan Taman Edukasi Konservasi "BADAYA" sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan sekaligus memperkuat upaya pemulihan ekosistem kawasan konservasi.
Peluncuran program tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen Minamas Plantation, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Dinas Lingkungan Hidup, unsur TNI, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran seluruh pihak menjadi bukti nyata bahwa upaya pelestarian lingkungan memerlukan kolaborasi lintas sektor.
Dalam sambutannya, Regional CEO Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat Minamas Plantation, Ondra Utama, menegaskan bahwa program Tree Planting 2026 merupakan langkah strategis perusahaan dalam mewujudkan praktik perkebunan kelapa sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
"Tree Planting 2026 bukan sekadar kegiatan menanam pohon, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan. Kami ingin memastikan setiap kegiatan operasional perusahaan berjalan selaras dengan upaya pelestarian alam sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang. Kami berharap kawasan konservasi ini menjadi warisan hijau yang terus memberikan manfaat di masa depan," ujar Ondra Utama.
Jenis pohon yang ditanam:
1. Ulin (eusyderoxylon zwagery)
2. Mahoni (swietenia mahagoni)
3. Laban (vitex pinata)
4. Ubar (sizygium tawahense)
5. Meranti (shorea leprosula)
Program ini merupakan bagian dari upaya remediasi lingkungan yang difokuskan pada pemulihan fungsi ekologis kawasan sempadan sungai (riparian) yang terdampak pembukaan lahan di masa lalu.
PT Teguh Sempurna menetapkan total area remediasi seluas 537,74 hektare dengan target penanaman 10.755 bibit pohon hingga tahun 2030 yang tersebar di empat unit operasional perusahaan, yakni Hatantiring Estate, Pemantang Estate, Kawan Batu Estate, dan Batang Garing Estate.
Baca Juga: Gelar Sosialisasi dan Pelatihan, Minamas Plantation Ajak Warga dan Pemerintah Bersatu Cegah Karhutla
Head Sustainability Minamas Plantation, Alagendran Maniam, menjelaskan bahwa Tree Planting 2026 merupakan implementasi nyata komitmen Minamas Plantation terhadap prinsip No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) serta pemenuhan standar Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
"Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Minamas Plantation dalam memulihkan kawasan konservasi, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta memastikan setiap proses pengelolaan lingkungan dilaksanakan sesuai prinsip keberlanjutan dan praktik terbaik. Kami percaya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan upaya ini," jelas Alagendran Maniam.
Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Timur, Endah Prihatin.
Menurutnya, langkah PT Teguh Sempurna menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami mengapresiasi komitmen PT Teguh Sempurna dalam melaksanakan program rehabilitasi dan konservasi lingkungan secara berkelanjutan. Semoga kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi ekosistem sekaligus menginspirasi perusahaan lain untuk bersama-sama menjaga lingkungan di Kabupaten Kotawaringin Timur," ujar Endah Prihatin.
Dukungan juga datang dari unsur TNI. Pasi Ops Kodim 1015/Sampit, Kapten Inf. Syahidin, yang mewakili Dandim 1015/Sampit, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa.
Baca Juga: Minamas Plantation Komitmen Sejahterakan Masyarakat Melalui Kebun Kemitraan
"Kami mendukung penuh kegiatan penanaman pohon ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam. Sinergi antara TNI, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan demi masa depan generasi mendatang," kata Kapten Inf. Syahidin.
Lepasliarkan Burung dan Ikan
Selain menanam pohon, perusahaan juga melepasliarkan sejumlah jenis burung dan ikan endemik Kalteng guna mendukung kelestarian ekosistem.
Jenis burung yang dilepasliarkan:
1. Tekukur (Spilopelia chinensis)
2. Kutilang (Pycnonotus aurigaster)
3. Trocok (Pycnonotus goiavier)
Jenis ikan dilepaskan ke alam antara lain:
1. Lele akar (Clarias nieuhofii)
2. Kepar (Belontia hasselti)
3. Papuyu (Anabas testudineus)
Sebelumnya, PT Teguh Sempurna juga telah memperoleh dukungan dari Koramil Mentaya Hulu berupa 500 bibit pohon meranti yang telah ditanam di kawasan konservasi pada tahun 2024 sebagai bagian dari upaya memperkaya keanekaragaman hayati di wilayah operasional perusahaan.
Melalui peluncuran Tree Planting 2026, Minamas Plantation menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan melalui perlindungan kawasan konservasi, pemulihan fungsi ekologis, serta kolaborasi dengan pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi kini dan mendatang. (*/sla)
Editor : Slamet Harmoko