SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Bandara H. Asan Sampit bersama Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug menggelar sosialisasi terkait aturan keselamatan, keamanan penerbangan, serta Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai regulasi penerbangan dan keselamatan operasional bandara.
Kepala Bandara H. Asan Sampit Abdul Haris mengatakan, sosialisasi ini merupakan langkah edukasi kepada masyarakat dan pihak terkait agar lebih memahami regulasi penerbangan yang berlaku.
"Kami mengundang semua stakeholder terkait, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, camat, lurah, RT, hingga pihak pengamanan bandara. Harapannya dengan edukasi dan sosialisasi ini, mereka bisa lebih peduli lagi terkait keselamatan dan keamanan bandara," ujar Abdul Haris, Kamis (16/7).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk mendorong peningkatan dan pengembangan jaringan rute penerbangan baru dari dan menuju Sampit ke depan.
Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat PPI Curug Kardi menjelaskan bahwa keterlibatan pihaknya dalam kegiatan tersebut berfokus pada edukasi mengenai regulasi penerbangan yang harus dipenuhi oleh pengelola bandara.
"Kaitan dari kami sebagai lembaga pendidikan adalah sifatnya mengedukasi. Ada regulasi-regulasi yang harus dipenuhi oleh bandara, itu kami sampaikan. Kemudian, kami juga merekap halangan atau kendala-kendala yang dihadapi bandara dalam memenuhi regulasi tersebut," kata Kardi.
Menurut Kardi, hasil rekapitulasi kendala tersebut akan diteruskan kepada regulator, yakni Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, sebagai bahan evaluasi dan laporan.
Setelah kegiatan sosialisasi, Bandara H. Asan Sampit dijadwalkan melanjutkan agenda dengan menggelar Rapat Komite bersama para anggota untuk menjaring masukan serta meningkatkan kolaborasi antarstakeholder pada masa mendatang. (yn/yit)
Editor : Heru Prayitno