SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menargetkan peningkatan status menjadi daerah "Sangat Inovatif" pada penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) 2026.
Target tersebut dicanangkan setelah Kotim berhasil mempertahankan predikat "Inovatif" selama lima tahun berturut-turut sejak 2021 hingga 2025.
Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 serta Asistensi Pelaporan Inovasi Daerah yang digelar di Aula Sei Mentaya Bapperida Kotim.
Asisten Administrasi Umum Setda Kotim, Bima Eka Wardhana, yang membacakan sambutan Penjabat Sekretaris Daerah Umar Kaderi, mengatakan inovasi kini menjadi kebutuhan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Baca Juga: Dua Warga Kotim Suspek TBC! Dinkes Kotim Deteksi Dini Penyakit Lewat Program PKG
"Inovasi telah menjadi kebutuhan nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan. Melalui instrumen ini, kita dituntut menghadirkan birokrasi yang adaptif, efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta daya saing daerah," ujarnya.
Hingga 2025, Kotim telah memiliki 109 inovasi daerah yang dikembangkan oleh perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan. Capaian tersebut menjadi modal penting dalam mempertahankan predikat daerah inovatif di tingkat nasional.
Meski demikian, Bima menilai tantangan ke depan tidak lagi terletak pada jumlah inovasi, melainkan kualitas pelaporan dan kelengkapan data pendukung.
Baca Juga: UPTD PPA Kotim Siap Dampingi Korban Kekerasan: Identitas Dijamin Rahasia
"Kita harus mengakui bahwa tantangan ke depan tidak hanya pada jumlah inovasi, tetapi juga kualitas pelaporan dan dokumentasi. Masih ada inovasi yang baik di lapangan, namun belum didukung data dan dokumen yang lengkap," katanya.
Karena itu, Pemkab Kotim meminta seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, hingga pimpinan fasilitas layanan kesehatan untuk mendukung para inovator dan memastikan pelaporan dilakukan secara tepat waktu.
“Dokumentasi yang baik dan data pendukung yang lengkap akan menjadi faktor penentu dalam meningkatkan nilai Indeks Inovasi Daerah sekaligus mengantarkan Kotim meraih predikat ‘Sangat Inovatif’ pada 2026,” harapnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor