SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kondisi Jalan HM Arsyad pada ruas Sampit–Samuda, tepatnya di Desa Belanti, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang kilometer 17 hingga kilometer 25, mengalami kerusakan cukup parah.
Aspal di sejumlah titik terkelupas dan permukaan jalan bergelombang, sehingga membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.
Kerusakan terlihat memanjang di beberapa titik. Para pengendara terpaksa mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas untuk menghindari kecelakaan.
Kondisi tersebut semakin berbahaya pada malam hari karena lubang dan permukaan jalan yang rusak sulit terlihat.
Salah seorang warga Desa Belanti, Samsuni, mengatakan ruas jalan tersebut telah beberapa kali memakan korban kecelakaan, mulai dari luka ringan hingga meninggal dunia.
"Harapan kami semoga jalan ini segera diperbaiki agar tidak ada lagi korban kecelakaan. Ini merupakan jalan provinsi yang setiap hari dilalui masyarakat dan kendaraan angkutan," ujar Samsuni.
Baca Juga: Majukan Industri Kriya dan UMKM di Gumas dengan Memperkuat Koordinasi
Warga berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secapatnya melakukan perbaikan menyeluruh pada ruas Jalan HM Arsyad, khususnya dari KM 17 hingga KM 25.
Selain menjadi akses utama menuju Bagendang, Samuda hingga Teluk Sampit. Jalan tersebut juga merupakan jalur vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Perbaikan dinilai mendesak demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan.
“Saya dengar informasi, anggaran perbaikan sudah disiapkan, semoga cepat diperbaiki sebelum menimbulkan korban lainnya,” harap Samsuni. (ian/fm)
Editor : Farid Mahliyannor