Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Potret Kondisi Riil di Kotawaringin Timur

M. Akbar • Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:35 WIB
Wakil Bupati Kotim, Irawati saat menerima kunjungan Kepala BPS Kabupaten Kotim beserta tim Sensus Ekonomi 2026 yang melakukan pendataan di kediamannya, belum lama ini.   (Akbar/Radar Sampit)
Wakil Bupati Kotim, Irawati saat menerima kunjungan Kepala BPS Kabupaten Kotim beserta tim Sensus Ekonomi 2026 yang melakukan pendataan di kediamannya, belum lama ini. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, mengajak seluruh masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurutnya, sensus akan menjadi potret kondisi riil perekonomian daerah sekaligus menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.

“Sensus ini akan menjadi potret kondisi riil ekonomi di lapangan, khususnya di Kabupaten Kotim,” ujarnya, Sabtu (11/7).

Menurut Irawati, data yang diperoleh melalui sensus akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah, mulai dari perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penyerapan tenaga kerja, hingga sektor-sektor yang membutuhkan perhatian pemerintah.

“Dari hasil sensus ini nanti kita akan mengetahui sektor mana yang perlu mendapat dukungan, bagaimana pengembangan UMKM, penyerapan tenaga kerja, hingga berbagai kebutuhan pembangunan ekonomi lainnya,” tambahnya.

Ia berharap kesediaan Bupati dan Wakil Bupati mengikuti pendataan dapat menjadi contoh bagi masyarakat, pelaku UMKM, koperasi, maupun perusahaan agar tidak ragu menerima petugas BPS saat melakukan pendataan.

“Mudah-mudahan dengan Bupati dan Wakil Bupati sudah menerima tim Sensus Ekonomi, hal ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat, pelaku UMKM, koperasi, maupun perusahaan untuk bersikap terbuka ketika diwawancarai petugas,” harapnya.

Irawati menegaskan, semakin lengkap dan valid data yang diberikan masyarakat, semakin tepat pula kebijakan yang dapat disusun pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Semakin kooperatif masyarakat dan semakin valid data yang diberikan, maka akan semakin mudah bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan pemerintah dalam menentukan berbagai program pembangunan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Karena itu, partisipasi masyarakat dinilai sangat penting untuk menghasilkan data yang berkualitas.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kotim untuk memberikan data yang riil dan valid kepada tim Sensus Ekonomi yang datang ke rumah maupun tempat usaha. Partisipasi masyarakat akan sangat menentukan kualitas data yang menjadi dasar pembangunan daerah di masa mendatang,” pungkasnya.  (Ktr-2)

Editor : Slamet Harmoko
#sensus ekonomi #wabup kotim