Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perusahaan di Kotim Diminta Aktif Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Yuni Pratiwi Iskandar • Kamis, 9 Juli 2026 | 21:09 WIB
KOMITMEN: Asisten I Setda Kotim Waren melakukan penandatanganan komitmen bersama lintas sektor dalam rangka pencegahan kekerasan terhadap perempuan (KtP) dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Rabu (8/7/2026) tadi. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT
KOMITMEN: Asisten I Setda Kotim Waren melakukan penandatanganan komitmen bersama lintas sektor dalam rangka pencegahan kekerasan terhadap perempuan (KtP) dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Rabu (8/7/2026) tadi. FOTO: YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak perusahaan swasta berperan aktif dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Asisten I Setda Kotim, Waren mengatakan dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus ikut membina masyarakat. Perusahaan juga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan tindak kekerasan.

"Kami mengharapkan pihak swasta berperan aktif, baik melaporkan maupun membina masyarakat di sekitar perusahaan. Dengan begitu, kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak dapat terus ditingkatkan," ujarnya.

Baca Juga: MPLS di Kotim Diawasi Ketat. Syahbana: Jangan Ada Perploncoan!

Selain melibatkan sektor swasta, Pemkab Kotim juga memperkuat pengawasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Waren, pemerintah telah menerapkan pembinaan dan pengawasan berjenjang melalui Inspektorat serta pejabat di masing-masing perangkat daerah untuk mencegah pelanggaran yang melibatkan ASN.

"Untuk ASN sudah ada pembinaan khusus melalui aparat pengawas internal maupun pimpinan di setiap jenjang," katanya.

Baca Juga: Pemkab Kotim Dorong ASN Ikut Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah

Ia menegaskan, tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan, baik dari kalangan ASN maupun masyarakat. Melalui pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah berharap kasus kekerasan terhadap perempuan, anak, serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kotim dapat terus ditekan. (yn/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#pihak swasta #lingkungan kerja #perusahaan #kekerasan terhadap perempuan #tppo