SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana memberikan peringatan keras kepada pihak sekolah.
Ia menegaskan agar seluruh jenjang SMP dan SMA tidak lengah dalam mengawasi rangkaian kegiatan agar tidak ada celah bagi praktik perploncoan atau tindakan yang merugikan siswa baru.
Syahbana menekankan bahwa MPLS harus menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, tata tertib, serta budaya belajar yang positif.
Baca Juga: Pemkab Kotim Dorong ASN Ikut Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah
Menurutnya, kegiatan ini tidak boleh disalahgunakan sebagai ajang senioritas maupun pemberian tugas yang tidak edukatif.
"Pelaksanaan MPLS harus benar-benar berada dalam pengawasan kepala sekolah dan guru. Jangan sampai ada kegiatan yang lepas dari kontrol sehingga berpotensi menimbulkan tindakan yang merugikan siswa," ujar Syahbana, Kamis (9/7/2026).
Pihaknya menegaskan bahwa setiap kegiatan wajib mengacu pada pedoman yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Jika terdapat keterlibatan siswa senior, Syahbana mewajibkan adanya pendampingan ketat dari guru untuk memastikan tidak ada penyimpangan dari tujuan utama kegiatan.
Baca Juga: Permukiman di Baamang Diserbu Ulat Bulu, Damkar dan Dinas Pertanian Turun Tangan
Lebih lanjut, Syahbana menyampaikan bahwa masa pengenalan merupakan tahap krusial bagi siswa baru untuk beradaptasi. Oleh karena itu, sekolah berkewajiban menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan agar proses belajar dapat dimulai tanpa rasa takut atau tekanan.
Kepada para orang tua, Syahbana juga mengimbau untuk turut aktif mengawasi jalannya MPLS. Ia meminta orang tua agar segera berkoordinasi dengan pihak sekolah apabila menemukan kegiatan yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuan.
"Jangan sampai ada lagi praktik-praktik lama yang membebani atau mempermalukan siswa baru. MPLS harus menjadi kegiatan yang mendidik, membangun karakter, serta menanamkan nilai disiplin dan kebersamaan," tegasnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor